Evaku Aksi: Permainan Edukasi dari FMIPA UI untuk Warga Padat Manggarai

September 19, 2025

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran di kawasan padat penduduk, Tim Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat dari Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menghadirkan pendekatan edukatif inovatif melalui permainan “Evaku Aksi”.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (13/9) di RW 09, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan ini menyasar kawasan dengan kerentanan tinggi terhadap kebakaran dan melibatkan 50 warga dari berbagai kelompok usia. Dalam kegiatan ini, permainan edukatif “Evaku Aksi” menjadi sorotan utama, sebagai media pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, sekaligus sarat muatan mitigasi bencana.

Permainan “Evaku Aksi”, yang dikembangkan oleh tim mahasiswa FMIPA UI, mengadaptasi konsep ular tangga dan dilengkapi dengan kartu-kartu berisi pertanyaan serta skenario terkait kebakaran, seperti prosedur evakuasi, penyebab kebakaran, serta langkah pencegahannya. Dengan pendekatan gamifikasi ini, edukasi menjadi lebih mudah diterima oleh warga dari berbagai latar belakang usia dan pendidikan.

“Melalui Evaku Aksi, warga belajar secara aktif dan menyenangkan. Ini bukan sekadar permainan, tetapi media edukasi berbasis partisipasi yang dapat memperkuat kesiapsiagaan komunitas,” ujar Prof. Dr. Dewi Susiloningtyas, S.Si, M.Si, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FMIPA UI.

Permainan ini menjadi bagian dari tiga rangkaian utama kegiatan: edukasi pengetahuan spasial, sesi permainan “Evaku Aksi”, dan simulasi penanganan kebakaran. Dalam sesi edukasi, warga diperkenalkan pada peta kawasan rawan, jalur evakuasi, dan lokasi fasilitas pemadam kebakaran seperti hidran. Selanjutnya, permainan “Evaku Aksi” memperkuat materi tersebut melalui metode yang lebih aplikatif dan menyenangkan.

Kegiatan ini dibuka oleh Lurah Manggarai, Muhamad Arafat Dinsirat, S.Sos, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi akademisi dan masyarakat dalam meningkatkan literasi kebencanaan.

“Wilayah kami sangat rentan terhadap kebakaran, dan edukasi seperti ini sangat kami butuhkan. Sehingga kehadiran tim dari FMIPA UI ini menjadi kolaborasi nyata, antara dunia akademik dan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai puncak kegiatan, warga mengikuti simulasi pemadaman kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan. Warga RW 09 dilatih menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta teknik pemadaman tradisional yang untuk sebagian besar peserta merupakan pengalaman pertama.

Selain Prof. Dewi, tim pengabdian ini juga melibatkan dosen dan alumni Departemen Geografi FMIPA UI: Ratri Candra Restuti, S.Si, M.Hum dan Miftahul Jannah, S.Si, serta sepuluh mahasiswa yang berperan dalam perancangan media, edukasi, dan pelaksanaan kegiatan: Adinda Putri Kinanti Sembahen, Aisya Rajwa Balqisecha, Sarah Naomi Khairunnisa, Kolbilal Salsya Rusalbi, Mu’amar Khadafi, Risky Marchel Tanjung, Andhika Prastya, Amirah Nayla Dinar Susena, Muhamad Danar Pridana, dan Satrio Karita Putra.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara kolaboratif untuk membentuk masyarakat yang lebih sadar risiko dan tanggap terhadap kebakaran, sekaligus memperkuat peran ilmu geografi dalam kehidupan nyata.

“Harapannya, Evaku Aksi bisa terus digunakan oleh warga maupun lembaga lain sebagai alat edukasi berkelanjutan,” tutup Prof. Dewi.

Melalui keterlibatan aktif mahasiswa dan konsep edukasi berbasis permainan, kegiatan ini menjadi contoh nyata pengabdian masyarakat yang berdampak, sekaligus memperkuat peran geografi dalam upaya mitigasi kebencanaan.

Bagikan ini ke:
Berita Lainnya