Sejarah

Cool Timeline

1950

Pembentukan Jurusan Geografi

Pembentukan Jurusan Geografi FMIPA UI berawal pada tahun 1950-an yang dipelopori TNI Angkatan Darat – dalam hal ini Jenderal TNI Gatot Subroto – yang dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyediakan tenaga-tenaga ahli dalam pembuatan dan analisis peta bagi keperluan militer.

1959

Angkatan Pertama

Sejak diresmikan pada tanggal 27 Nopember 1959, segala aktivitas perkuliahan diadakan di Gedung Lembaga Geografi Jawatan Topografi (Jantop) TNI-AD yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin No 11, Gunung Sahari Jakarta Pusat sebelum dipindahkan ke Kampus UI Salemba pada tahun 1976. Pada saat itu, program studi yang dibuka hanya diperuntukkan bagi pendidikan Program Sarjana. Jumlah mahasiswa yang mendaftar pada angkatan pertama adalah lebih dari 100 orang, namun yang lulus tingkat persiapan hanya 10 orang dan yang berhasil meraih gelar sarjana hanya 6 orang, yaitu: Ahmad Ramli Sabirin, Ahmad Sayuti, Boesriati, Anzir Haryanto, Rahmat Bratamihardja, dan Razif Rifai.

1960

Angkatan Kedua

Pada angkatan kedua, dari 102 mahasiswa yang terdaftar hanya 15 orang yang lulus tingkat persiapan. Dan dari mereka yang lulus tersebut, hanya dua orang yang berhasil meraih gelar sarjana, yaitu: Asmarul Amri dan Wihatmo. Pada masa itu, Jurusan Geografi berada di bawah pengelolaan Fakultas Ilmu Pasti dan Alam Universitas Padjajaran (FIPIA-Unpad) di Bandung.

1966

Pemindahan Jurusan Geografi ke UI

Pada tahun 1966, pengelolaan Jurusan Geografi dipindahkan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA – UI) berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 tanggal 8 Oktober 1966.

1975

Ketua Jurusan Pertama

Ketua Jurusan Geografi pertama adalah Brigjen TNI (Purn) Drs. Azwar Hamid (1959 – 1975). Adapun yang bertindak sebagai pengajar adalah para perwira senior dari Jawatan Topografi TNI-AD dan beberapa ilmuwan seperti Prof. Dr. Ing. Soenaryo (Geodesi dan Sejarah Kartografi), Dr. M. Achsan Sunartadirja (Geomorfologi), Drs. Boedio Basri (Geomorfologi dan Regional Asia Tenggara), Dr. I Made Sandy (Kartografi, Intepretasi Foto Udara, dan Tata Guna Tanah), Drs. Khoe Soe Khiam/Sasanasurya (Falsafah dan Metodologi Geografi), Dr. Uka (Antropologi Fisik/Budaya, Sejarah Indonesia), Drs. Max Magiansar (Sosiologi), Ir. Soehoed dari Balai Penelitian Tanah Bogor (Ilmu Tubuh Tanah), dan Drs. Ismet dari Pertamina (Geologi).

1985

Periodisasi Ketua Jurusan

Sejak tahun 1975, Drs. Boedio Basri dan Drs. Asmarul Amri bertindak sebagai pelaksana harian Jurusan Geografi hingga terpilihnya Dr. I Made Sandy sebagai Ketua Jurusan berikutnya pada tahun 1978. Pada tanggal 30 Maret 1988, Dr. I Made Sandy dikukuhkan sebagai Guru Besar Luar Biasa pada Jurusan Geografi FMIPA-UI. Selama 15 tahun menjabat sebagai Ketua Jurusan, Prof. Dr. I Made Sandy didamping oleh Sekretaris Jurusan Drs. Cholifah Bahaudin, MA (1978-1983), Drs. Djoni Sukanta (1982- 1985), dan Drs. Hari Kartono (1985 – 1993). Selanjutnya pada tahun 1993, Drs. Hari Kartono, MS menggantikan Prof. Dr. I Made Sandy sebagai Ketua Jurusan. Secara lebih lengkap, pejabat Ketua dan Sekretaris Jurusan Geografi FMIPA UI sejak tahun 1985 adalah sebagai berikut:

Periode Ketua Sekretaris
1985 - 1993 Prof. Dr. I Made Sandy Drs. Hari Kartono, MS
1993 - 1996 Drs. Hari Kartono, MS Drs. Sugeng Rahardjo, MS
1996 - 1999 Drs. Sugeng Rahardjo, MS Dra. Widyawati, MSP
1999 - 2003 Dra. Widyawati, MSP Dr. Supriatna, M.T.
2003 - 2007 Dr. Eko Kusratmoko, MS Dr. Hafid Setiadi, M.T
2007 - 2009 Dr. Eko Kusratmoko, MS Dr. Rokhmatuloh, M.Eng
2009 - 2014 Dr. Eko Kusratmoko, MS Dra. M.H Dewi Susilowati, MS
2014 - 2016 Dr. Djoko Harmantyo, MS
2016 - 2018 Dr. Eko Kusratmoko, MS
2018  - Skrg Dr. Supriatna, M.T.
Generated by wpDataTables

1987

Pemindahan Jurusan Ke UI Depok

Dengan selesainya pembangunan Kampus Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat pada tahun 1987, kegiatan perkuliahan dan administrasi pendidikan Jurusan Geografi dipindahkan dari Salemba ke Depok. Di Depok, Jurusan Geografi menempati Lantai 1 dan 2 Gedung E FMIPA UI. Lingkungan kampus di Depok yang hijau dan asri menciptakan suasana yang kondusif bagi kegiatan perkuliahan.

1995

Pembentukan PPGT

Sejak tahun 1995, bekerjasama dengan Direktorat TISDA Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang dimotori oleh Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc; Dr. Ir. Iwan Gunawan, M.Sc, Dr. Asep Karsidi, MS, dan Dr. Idwan Suhardi, M.Sc , Jurusan Geografi mendirikan sebuah pusat penelitian yang diberi nama Pusat Penelitian Geografi Terapan (PPGT) atau Center for Applied Geography Research. Drs. Cholifah Bahaudin, MA dan Drs. Sugeng Rahardjo, MS masing-masing terpilih sebagai Kepala dan Sekretaris PPGT yang pertama. Pusat ini telah berhasil menyelenggarakan beberapa penelitian, pelatihan dan pelayanan dalam berbagai kegiatan. PPGT secara aktif mengembangkan kerjasama penelitian dan pelatihan dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta serta lembaga-lembaga internasional seperti World Bank, JICA, ADB, IEED, ESRI, UNIGIS, UN Habitat, MercyCorps, University of Sydney (Australia), dan University of Twente (Belanda).

1996

Program Magister

Pada tahun 1996,  Jurusan Geografi mulai merancang pendirian Program Magister bidang Ilmu Geografi.  Pertemuan pertama yang bersifat internal kemudian diikuti oleh beberapa  pertemuan lanjutan yang melibatkan pakar Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) seperti Dr. Indroyono Soesilo, M.Sc, Dr Iwan Gunawan, M.Sc, Dr. Asep Karsidi, MS, dan Dr. Idwan Suhardi serta pakar dari lembaga-lembaga terkait lainnya seperti Lembaga Ilmi Pengetahuan Indonesia/LIPI (Dr. Raldi H. Koestoer, M.Sc), Badan Pertanahan Nasional/BPN (Dr. Risnarto), Lembaga Antariksa Nasional/LAPAN (Prof. Dr. Sri Hardijanti Purwadhi, M.S), dan Badan Koordinasi Pemetaan Nasional/Bakosurtanal (Dr. Aris Poniman). Pertemuan dikoordinir oleh peer group yang diketuai oleh Prof. DR. I Made Sandy. Dua tahun kemudian, tepatnya pada bulan Mei 1998, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Surat Keputusan tentang pembentukan Program Magister bidang Ilmu Geografi, yang selanjutnya disebut sebagai Program Magister Ilmu Geografi. Mulai bulan Juli 1998, Program Magister ini memulai kelas pertamanya di bawah pimpinan Dr. Djoko Harmantyo, MS (Ketua Program) dan Drs. Triarko Nurlambang, MA (Sekretaris Program).

2000

Perubahan Jurusan Menjadi Departemen

Terhitung tanggal 1 Januari 2000 Jurusan Geografi menempati gedung baru berlantai empat, yaitu Gedung H FMIPA UI, yang dibangun dengan dana pemerintah. Pada tahun yang sama, seiring dengan pemberian status BHMN pada Universitas Indonesia (PP No 152 Tahun 2000 tanggal 26 Desember 2000), Jurusan Geografi diubah namanya menjadi Departemen Geografi. Pada tahun 2013, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia sebagai perguruan tinggi berbadan hukum.

2018

Geografi Saat Ini

Saat ini Departemen Geografi semakin dituntut untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terutama melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penyediaan SDM yang berkualitas. Adalah suatu tantangan besar bagi Departemen Geografi FMIPA UI untuk terus meningkatkan kapasitas dan reputasi menjadi salah satu referensi bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengembangkan pendidikan geografi, terutama di Indonesia.

Hingga akhir tahun 2018, Program Sarjana Geografi tercatat telah menghasilkan lebih dari 2000 sarjana. Sementara itu, Program Pascasarjana yang berdiri sejak tahun 1998 telah menghasilkan lebih dari 200 master. Para lulusan bekerja baik sebagai pegawai pemerintah maupun swasta yang berhubungan dengan pengetahuan kegeografian seperti konsultan perencanaan kota dan wilayah, konsultan lingkungan, pengkajian kependudukan, pelayanan Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh, serta banyak lagi.