PPGT

PPGT

PUSAT PENELITIAN GEOGRAFI TERAPAN (PPGT)

Pusat Penelitian Geografi Terapan (PPGT) didirikan sebagai lembaga kajian untuk menjalankan misi guna memenuhi kebutuhan akademik dan masyarakat luas dalam mencari jawaban dan pengambilan keputusan atas permasalahan keruangan lingkungan hidup manusia yang semakin kompleks, baik dari segi fisik dan non fisik. Dan dengan mengandalkan dan mengikuti perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografi yang semakin pesat.

Pusat Penelitian Geografi Terapan memiliki 4 prinsip dalam menjalankan misinya, yakni:

  1. Mengembangkan terapan baru disiplin ilmu geografi untuk kepentingan analisis regional guna mendukung perencanaan pembangunan dan manajemen lingkungan;
  2. Menyediakan kelompok pakar dalam bidang ilmu keruangan, pengembangan penggunaan dan pertukaran informasi keruangan dan teknologi terkait;
  3. Menyediakan ahli keruangan untuk mendukung efektifitas kegiatan penelitian dan pembangunan yang memiliki perspektif keruangan;
  4. Menghubungkan ilmu geografi dan teknologinya dengan kebutuhan pasar.

Sebagai bagian dari lembaga yang berorientasi penelitian dan pelayanan, PPGT menyediakan pelayanan jasa sebagai berikut:

  1. Pelayanan dalam pengumpulan data, pembangunan data dasar (database), dan penyajian peta.
  2. Pendidikan dalam bidang geografi dan ilmu keruangan/regional, pelatihan dalam teknik keruangan termasuk Penginderaan jauh, Proses Citra Dijital, Interpretasi Citra dan analisisnya, Sistem Informasi Geografis, pemetaan Global Positioning System, dan pengumpulan data lapangan;
  3. Konsultan dalam analisis keruangan dan penelitian untuk perencanaan pembangunan dan manajemen lingkungan;

Dalam setiap kegiatan pelayanannya, PPGT berusaha untuk memberikan nilai tambah keilmiahan, baik kepada data yang disajikan maupun kegiatan kajian. Misi tambahan ini merupakan sumbangan ilmiah PPGT bagi masyarakat ilmiah dan masyarakat umum yang dilakukan melalui proses penambahan nilai dalam kegiatan penelitian dan keilmiahan lain.

Salah satu kegiatan yang telah terlaksana di PPGT adalah kegiatan pelatihan.  Pendidikan/Pelatihan ini dilaksanakan oleh kerjasama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLASDP) – Kementerian Perhubungan RI dengan Pusat Penelitian Geografi Terapan Universitas Indonesia dan mitra perguruan tinggi PPGT-UI di luar negeri dalam menyelenggarakan penelitian dan pendidikan termasuk pelatihan, yaitu University of Sydney-Australia. Pelaksanaan pelatihan ini terbagi dalam dua tahapan yaitu:

  1. Pendidikan / Pelatihan di kampus UI-Depok dengan lingkup pelatihan terlampir, terselenggara pada tanggal 1 – 9 November 2010.
  2. Pendidikan /pelatihan lanjutan perencanaan dan pengelolaan transportasi air/angkutan sungai  yang dirancang untuk waktu satu minggu (termasuk waktu perjalanan 2 hari, waktu pelaksanaan pelatihan adalah 5 hari) di University of Sydney–Negeri Australia, akan dilaksanakan pada tanggal 5 – 11 Desember 2010.

Adapun garis besar lingkup pelatihan adalah sebagai berikut:

  1. Pelatihan lanjutan dan studi lapang (lihat lampiran) serta kunjungan kerja ke instansi transportasi Negeri Australia, serta penjajakan kerjasama instansional antar Negara mencakup antara lain pertukaran informasi, program kerjasama pilot project pengelolaan angkutan sungai di Indonesia
  2. Proses penyusunan laporan Pelatihan dan kunjungan kerja

Adapun materi yang diberikan kepada para peserta pelatihan tersebut berdasarkan kebutuhan yang menjadi dasar ataupun introduction untuk mendapatkan materi pelaatihan yang akan dilakukan di University of Sydney. Materi pelatihan tersebut sangatlah berhUbungan atau terdapat keterkaitan antara materi di Universitas Indonesia (PPGT UI) dengan University of Sydney.

Disamping itu para pengajar dari program pelatihan tersebut terdiri atas para ahli yang berpengalaman sesuai dengan kajian yang terdapat dalam materi pelatihan tersebut. Yangmana terdiri atas materi dasar hingga materi yang bersifat aplikatif, sehingga para peserta tersebut akan lebih dapat mengimplementasikan hasil dari program pelatihan tersebut setelah selesainya kegiatan pada saat kembali beraktifitas di kantor sesuai dengan tupoksi yang ada.

Penjelasan umum tentang Materi dan Konsep pelatihan

Pelatihan ini dirancang untuk dapat meningkatkan kapasitas pengetahuan penyusunan kebijakan, perencanaan, program, dan rencana kegiatan pembangunan transportasi sungai, danau, dan penyeberangan dengan menggunakan fasilitas perspekstif spatial.  Sesuai dengan sifat dari kegiatan transportasi pada umumnya, pemanfaatan perspektif spatial sangatlah relevan dan signifikan dalam memahami permasalahan perkembangan pembangunan yang terkait dengan pembentukan pola dan struktur ruang suatu wilayah pembangunan oleh adanya jaringan transportasi yang menghubungkan simpul-simpul pusat pembangunan.

Selanjutnya dengan pemahaman ini maka konsep yang akan dirumuskan sebagai kebijakan, perencanaan dan program akan menjadi lebih realistis sesuai dengan dinamikanya, khususnya dalam konteks pembangunan di suatu wilayah, baik pada tingkat nasional sampai dengan daerah secara konsisten dan berkesinambungan.

Berdasarkan pemahaman inilah kemudian dirancang satu konsep melatihan yang menitikberatkan pada:

  1. Peningkatan kemampuan untuk memahami dinamika pembangunan transportasi pada umumnya dan khususnya transportasi sungai, danau, dan penyeberangan dalam konteks pembangunan suatu wilayah.
  2. Peningkatan kemampuan penyusunan kebijakan, perencanaan, dan program pembangunan transportasi dari perspektif spatial atau penataan ruang.
  3. Peningkatan kemampuan memanfaatkan fasilitas analisis spatial melalui system aplikasi GIS untuk dikembangkan sebagai SDSS (Spatial decision Support System) bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan program pembangunan transportasi, khususnya terkait dengan transportasi sungai, danau, dan penyeberangan dalam konteks pembangunan penataan ruang
  4. Peningkatan kemampuan menyusun laporan hasil pemanfaatan analisis ruang bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan program serta rencana kegiatan

Pelatihan pengenalan konsep perspektif spatial dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, dan program pembangunan transportasi, khususnya terkait dengan transportasi sungai, danau, dan penyeberangan dengan mempergunakan software GIS.

Adapun garis besar dalam pemanfaatan GIS sebagai salah satu alat Spatial Decissision Suport System (SDSS) pendukung kinerja ASDP sebagai adalah sebagai berikut:

  • Pendalaman teknologi GIS dan SDSS untuk aplikasi pembangunan transportasi
  • Pendalaman teknologi GIS dan SDSS untuk aplikasi perencanaan pembangunan berbasis penataan ruang dengan focus pada transportasi air (Water ways transportation)
  • Peningkatan ketrampilan pemanfaatan system aplikasi GIS/SDSS
  • Penanganan data spatial untuk kasus perencanaan pembangunan transportasi
  • Pendalaman analisis spatial untuk bidang transportasi
  • Aplikasi GIS/SDSS melalui studi kasus perencanaan manajemen transportasi
  • Studi lapang dan kunjungan kerja ke instansi transportasi Negeri Belanda
  • Lanjutan aplikasi GIS/SDSS untuk studi kasus perencanaan manajemen transportasi
  • Proses penyusunan kebijakan, perencanaan, dan program pembangunan transportasi berbasis penatan ruang
  • Proses penyusunan laporan perencanaan pembangunan transportasi