Kurikulum

Kurikulum Program Studi Sarjana (S1)

Program Studi Sarjana di Departemen Geografi FMIPA-UI merancang kurikulum untuk mempersiapkan mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. Desain kurikulum tidak terlepas dari domain utama geografi yang meliputi:

  1. Perspektif Spasial
  2. Hubungan manusia dengan lingkungan alam
  3. Pengertian faktor penyebab perbedaan dan persamaan antar bagian permukaan bumi.

Secara khusus, tujuan akhir yang perlu dicapai bagi mahasiswa adalah mampu memberikan “scientific judgement” fakta-fakta regional sehingga dapat menghadirkan pemahaman yang terintegrasi berdasarkan pendekatan regional terhadap permukaan bumi dalam kaitannya dengan proses fisik dan sosial. Oleh karena itu, proses pembelajaran geografi meliputi:

  1. Pengetahuan tentang konsep dasar dan tema utama geografi, termasuk sejarah kemunculan dan perkembangannya
  2. Pengetahuan tentang sistem/proses fisik dan sosial yang mempengaruhi karakter permukaan bumi
  3. Pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara sistem/proses fisik dan sosial, termasuk pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.
  4. Pengetahuan tentang teknik dan metode geografis dalam perumusan masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pengorganisasian informasi, menganalisis informasi, dan menemukan solusi atau jawaban atas masalah.
  5. Pengetahuan tentang penerapan geografi untuk memahami masa lalu, menafsirkan masa kini, dan merencanakan masa depan.

Sistem pendidikan di Departemen Geografi FMIPA-UI, seperti biasa di perguruan tinggi di Indonesia, menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Untuk memperoleh gelar Sarjana Sains (S.Si), setiap mahasiswa wajib memperoleh minimal 144 SKS (SKS) dan maksimal 160 SKS serta lulus semua mata kuliah wajib di Universitas, Gugus Sains, Fakultas, dan Program Studi. Proses perkuliahan ditempuh dalam 8 semester (4 tahun) meliputi kuliah kerja lapangan dan penyusunan skripsi/tugas akhir. Lama studi maksimal yang diperbolehkan adalah 12 semester (6 tahun). Bagi mahasiswa berprestasi, dimungkinkan untuk lulus dalam waktu 7 semester (3,5 tahun).

Kurikulum pendidikan di Program Studi Sarjana Geografi terdiri dari beberapa mata kuliah yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Mata Kuliah Wajib Universitas (18 sks), adalah kumpulan mata kuliah yang diselenggarakan oleh Universitas dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa. Mata kuliah perguruan tinggi disebut juga mata kuliah PDPT (Pendidikan Dasar Perguruan Tinggi) yang termasuk dalam kelompok Pembentukan Kepribadian (MPK). PDPT meliputi MPKT A (6 sks), MPKT B (6 sks), MPK Religi (2 sks), MPK Bahasa Inggris (3 sks), dan MPK Seni & Olahraga (1 sks).
  2. Rumpun Mata Kuliah Sains Wajib  (2 sks), adalah kumpulan yang menjadi ciri rumpun keilmuan Sains dan Teknologi yang menaungi pendidikan geografi di Universitas Indonesia. Mata pelajaran yang termasuk dalam kelompok ini adalah Matematika Dasar 1 yang terdiri dari 2 mata kuliah.
  3. Mata Kuliah Wajib Fakultas (10 sks), merupakan kumpulan mata kuliah yang dikelola oleh Fakultas dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Geografi UI. Mata kuliah fakultas yang menyajikan pengetahuan dan pemahaman ilmiah dasar sesuai dengan karakteristik ilmu-ilmu dasar, terdiri dari Fisika Dasar (2 sks), Kimia Dasar 1 (2 sks), Aljabar Linier Dasar (2 sks), Metode Statistik (2 sks) , dan Biologi Umum (2 sks)
  4. Mata Kuliah Wajib Program Studi (80 sks dan 6 sks skripsi) merupakan kumpulan mata kuliah yang menjadi ciri pendidikan dan geografi di Universitas Indonesia. Kelompok mata kuliah tersebut terdiri dari beberapa mata kuliah dasar yang membahas tentang konsep dasar dan kedudukan geografi dalam dunia ilmiah, unsur-unsur utama pembentuk karakter permukaan bumi, serta prinsip penyajian informasi spasial. Selain itu, ada beberapa mata kuliah yang akan memberikan pengetahuan dan keahlian geografi pada tingkat lanjutan.
  5. Mata Kuliah Pilihan adalah kumpulan mata kuliah yang mempersiapkan peserta didik untuk kompetensi sesuai dengan minatnya masing-masing. Untuk memenuhi syarat kelulusan, mahasiswa hanya perlu mengambil 29 SKS mata kuliah pilihan dari total 110 SKS yang ditawarkan. Mata kuliah pilihan dibagi menjadi Geografi Fisik (42 sks), Geografi Manusia (40 sks), dan Sistem Informasi Geografis/Penginderaan Jauh (28 sks)

Distribusi Mata Kuliah dan Beban Kredit

Mata Kuliah Wajib Universitas

Kode : UIGE600006 (5 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menunjukkan kedewasaan sikap toleransi dan adaptasi sesuai etika ilmiah, profesi, dan lingkungan
  2. Mampu menunjukkan kematangan dan kepercayaan diri dalam menggali keingintahuan intelektual sesuai kebutuhan masyarakat secara profesional
  3. Mampu mengajukan usulan kritis dan kreatif tentang peluang penerapan disiplin geografi sebagai solusi permasalahan sumberdaya kehidupan

Tujuan :

Menelaah masalah kemasyarakatan, bangsa, negara, dan ideologi Pancasila serta membentuk kepribadian mahasiswa menjadi pembelajar mandiri dalam menuntut ilmu yang integratif dan komprehensif, secara kritis, logis, kreatif, filosofis, inovatif berdasarkan pemahaman diri sebagai individu dan anggota masyarakat sebagai manager alam.

Kode : UIGE600003 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan
  2. Mampu menunjukkan kematangan dan kepercayaan diri dalam menggali keingintahuan intelektual sesuai kebutuhan masyarakat secara profesional
  3. Mampu mengajukan usulan kritis dan kreatif tentang peluang penerapan disiplin geografi sebagai solusi permasalahan sumberdaya kehidupan

Tujuan :

Menerapkan penggunaan Bahasa Inggris secara efektif dalam lingkup akademik secara bertanggung jawab, baik untuk menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Pokok Bahasan :

Pengenalan teknik menyimak, berbicara, membaca, dan menulis; tata bahasa dan penyusunan paragraf; penyusunan rangkuman; Pengenalan etiket dan ungkapan yang umum dalam diskusi ilmiah; pemilihan strategi membaca; penyusunan esai.

Referensi :

  1. G. Wiradisastra, S.S. Halimi, C. Poerwoto, D.J. Sulichah, R. Sawitri, H.M. Ayu, N.B. Rahmanto. English For Academic Purposes MPK Bahasa Inggris University of Indonesia. 2008. Depok: Lembaga Penerbit

Kode : UIGE600004 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menunjukkan kedewasaan sikap toleransi dan adaptasi sesuai etika ilmiah, profesi, dan lingkungan
  2. Mampu menunjukkan kematangan dan  kepercayaan diri dalam menggali keingintahuan intelektual sesuai kebutuhan masyarakat secara profesional

Tujuan :

Menerapkan ajaran agamanya dan menggunakannya untuk menganalisis kasus‐kasus yang terjadi di masyarakat.

Pokok Bahasan :

Sejarah dan makna agama, pokok-pokok ajaran agama, agama dan budaya, serta analisis kasus-kasus nyata yang terjadi di masyarakat.

Referensi :

  1. J. Ostdiek & D.J. Bord, Inquiry into Physics 7th Edition, 2013. John Wiley & Sons, Inc.
  2. D. Cutnell & K.W. Johnson, Physics 9th, 2012. John Wiley & Sons, Inc
  3. E.R. Huggins, Physics 2000, 2000. Moose Mountain Digital Press.

Mata Kuliah Wajib Fakultas

Kode: SCPH601110 (2 sks)

Capaian Pembelajaran : Mampu mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip ilmu alam, matematika, dan data analitik pada kajian geografis

Tujuan :

Menjelaskan konsep dasar fisika dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, meliputi mekanika, termodinamika, elektromagnetik, gelombang dan optik.

Pokok Bahasan :

Hukum gerak benda; gerak translasi dan rotasi; hukum kekekalan energi mekanik; momentum; energi; fluida statis dan dinamis; panas; ekspansi dan transportasi panas; termodinamika; mesin panas; getaran mekanis; suara; listrik; kapasitas listrik; arus listrik; magnetisasi; elektromagnet; gelombang; cahaya; optik; fisika modern; atom.

Referensi :

  1. J. Ostdiek & D.J. Bord, Inquiry into Physics 7th Edition, 2013. John Wiley & Sons, Inc.
  2. D. Cutnell & K.W. Johnson, Physics 9th, 2012. John Wiley & Sons, Inc
  3. E.R. Huggins, Physics 2000, 2000. Moose Mountain Digital Press.

Kode: SCCH601101 (2 sks)

Capaian Pembelajaran : Mampu mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip ilmu alam, matematika, dan data analitik pada kajian geografis

Tujuan :

Memberikan fondasi yang kuat dalam konsep materi dan perilaku kimia partikel untuk melihat permasalahan dalam bidangnya ditinjau dari sudut pandang kimiawinya serta dapat menjelaskan peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Pokok Bahasan :

Materi dan perubahannya; komponen atom; ion dan molekul; struktur elektronik ato; stoikiometri; reaksi kimia utama; teori kinetik gas; larutan dan sifat koligatif; termokimia; integrasi bidang; sains terintegrasi.

Referensi :

  1. Brown, H.G. Lemay, & B.E. Bursten. Chemistry, the Central Science. 2018. Prentice Hall, NJ
  2. S.Silberberg. Chemistry, the Molecular Nature of Matter and Change. 2012. Mc-Graw Hill,
  3. J.E. Brady. General Chemistry Principles and Stucture. 1990. John Wiley & Sons
  4.  

Kode: SCMF600002 (2 sks)

Capaian Pembelajaran : Mampu mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip ilmu alam, matematika, dan data analitik pada kajian geografis

Kode: SCMF600001 (2 sks)

Capaian Pembelajaran : Mampu mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip ilmu alam, matematika, dan data analitik pada kajian geografis

Tujuan :

Menjelaskan konsep dasar kalkulus satu variabel dan membiasakan diri menyelesaikan masalah aplikasi kalkulus

Pokok Bahasan :

Sistem bilangan ril; pertidaksamaan dan nilai mutlak; definisi dan ragam variabel satu fungsi; teori graf (Cartesian); definisi dan teorema limit, kontinuitas; fungsi transenden, diferensial; makna geometri; rumus diferensial; aturan rantai; diferensiasi tingkat tinggi; diferensiasi implisit; penerapan diferensial; maksimum dan minimum; dalil nilai rata-rata; definisi integra; integral pasti dan tak tentu; teorema dasar kalkulus; sifat dasar integral; teknik integrasi; penerapan integral; luas dan volume benda putar.

Referensi :

  1. Varberg & E.S Purcell. Calculus 9th ed. 2007. Prentice-Hall.
  2. G.B Thomas & R.L Finney. Calculus and Analytic Geometry 9th ed, 1996. Addison-Wesley.

Kode: SCBI601112 (2 sks)

Capaian Pembelajaran : Mampu mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip ilmu alam, matematika, dan data analitik pada kajian geografis

Tujuan :

Memahami dan dapat menyelesaikan permasalahan berhubungan dengan soal-soal Biologi secara umum yang berhubungan dengan lingkungan dan makhluk hidup.

Pokok Bahasan :

Karakteristik kehidupan, biologi sel, pewarisan sifat, evolusi, keanekaragaman mahluk hidup, strukur dan fungsi hewan, struktur dan fungsi tumbuhan, biodiversitas Indonesia, serta interaksi manusia dengan mahluk hidup lain dan lingkungan.

Referensi :

  1. L.A. Urry, M.L. Cain, S.A. Wasserman, P.V. Minorsky, J.B. Reece. Campbell Biology 11th edition. 2015. Pearson Australia Group, Ltd

Kode: SCMA601003 (2 sks)

Capaian Pembelajaran : Mampu mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip ilmu alam, matematika, dan data analitik pada kajian geografis

Tujuan :

Menerapkan prinsip dasar Aljabar Linear dalam persoalan matematika sederhana.

Pokok Bahasan :

Pendahuluan matriks, operasi matriks, determinan, invers matriks, vektor di R2 & R3, ruang vektor Euclideas, sistem persamaan linier dalam matriks least squares menggunakan matriks, nilai eigen dan vektor eigen diagonalisasi, transformasi linear, metode eliminasi Gauss, metode Dekomposisi LU.

Referensi :

  1. Anton & C. Rorres. Elementary Linear Algebra, Applications Version. Eight Edition. 2000. John Wiley and Sons, Inc.: NY

Mata Kuliah Wajib Program Studi

Kode: SCGE601002 (2 sks) 

Capaian Pembelajaran :

Mahasiswa mampu menelaah penerapan prinsip dasar geografi pada berbagai skala dan karakterisik permukaan bumi.

Tujuan :

Menerapkan prinsip dan konsep utama geografi dalam kehidupan sehari-hari

Pokok Bahasan :

Ciri dan kedudukan ilmiah geografi; sejarah kemunculan; lingkup studi geografi; perspektif keruangan; konsep, tema, dan prinsip utama; pendekatan ilmiah geografi (regional-sistematik-ekologis-historis); identifikasi gejala keruangan; fungsi dan peran peta; prospek penerapan geografi.

Referensi

  1. Getis, M.D. Bjellend, & V. Getis. Introduction to Geography. 2017. McGraw Hill Education: NY
  2. A. Matthews, & T.V. Herbert. Geography, A Very Short Introduction. 2008. Oxfod University Press: New York
  3. M. Sandy, I.M. Esensi Geografi. 1973. Jurusan Geografi, FMIPA Universitas Indonesia
  4. F.R. Spellman, F.R Geography for Nongeographers. 2010. Government Institute: Lanham, Toronto, Plymouth, UK

Download

Kode: SCGE601006 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu menelaah penerapan prinsip dasar geografi pada berbagai skala dan karakterisik permukaan bumi.

Tujuan :

Menerapkan esensi peta dan pemetaan dalam studi geografi

Pokok Bahasan :

Esensi peta dan pemetaan bagi studi geografis; lingkup kartografi; kartografi dan Sistem Informasi Geografis (SIG); pengertian dan sejarah peta; peta dan prinsip informasi keruangan; map-making theory; proyeksi dan skala peta; sumber data pemetaan; jenis peta dan kegunaannya dalam studi geografi; representasi dan visualisasi spasial gejala geografis; peta tematik; membaca dan menafsirkan peta.

Referensi 

1. J Kraak & F. Ormeling. Cartography: Visualization of Geospatial Data, Fourth Edition. 2020. CRC Press

2. Cynthia. Designing Better Maps: A Guide for GIS Users. 2015. ESRI Press

3. I.M. Sandy. Esensi Kartografi. 1988. Jurusan Geografi FMIPA UI Depok

Download

Kode: SCGE601007 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.

Tujuan :

Menerapkan prosedur dan metode pembuatan peta dengan benar untuk menghasilkan informasi geografis

Pokok Bahasan :

Syarat dasar peta; standarisasi peta dan pemetaan; prosedur dan teknik pembuatan peta; penggunaan skala, grid, dan proyeksi peta; pembuatan peta tematik; seleksi sumber data; klasifikasi dan kategorisasi data; pemilihan simbol; penyajian peta; penggabungan dan tumpang tindih peta; kesesuaian peta dan informasi keruangan.

Referensi 

1. J Kraak & F. Ormeling. Cartography: Visualization of Geospatial Data, Fourth Edition. 2020. CRC Press

2. Cynthia. Designing Better Maps: A Guide for GIS Users. 2015. ESRI Press

Download

Kode: SCGE601009 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.

Tujuan :

Menerapkan prinsip dan metode survei dan pemetaan secara efektif untuk menghasilkan peta yang dibutuhkan

Pokok Bahasan :

Peran survei dan pemetaan untuk studi geografis; etika dan aturan survei lapangan; pelingkupan dan perencanaan survei; ragam sumber data lapang; pengenalan jenis dan alat survei (peta dasar, GPS, alat ukur, dll.); jenis dan pemilihan metode survei; sistem navigasi; adaptasi lapang; prosedur dan metode pelaporan hasil survei dan pemetaan.

Referensi 

  1. Keats. Cartographic Desain and Production. 2001. John Wileys & Sons.
  2. Sistem Informasi Geografis. 2001. Dept. Geografi FMIPA UI
  3. A. Longley, et al. Geographic Information Science and Systems, 4th Edition. 2015. Wiley
  4. G. Charles D. & W. Paul R. Elementary Surveying: An Introduction to Geomatics. 2015. Pearson Education

Download

Kode: SCGE601010 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.

Tujuan :

Menerapkan ketrampilan teknis penggunaan metode serta peralatan survei dan pemetaan secara efektif untuk menghasilkan peta yang dibutuhkan

Pokok Bahasan :

Praktikum survey pemetaan dengan etika dan aturan survei lapangan; pelingkupan dan perencanaan survei; ragam sumber data lapang; pengenalan jenis dan alat survei (peta dasar, GPS, alat ukur, dll.); jenis dan pemilihan metode survei; sistem navigasi; adaptasi lapang; prosedur dan metode pelaporan hasil survei dan pemetaan.

Referensi 

  1. Charles D. & W. Paul R. Elementary Surveying: An Introduction to Geomatics – 14th edition. 2015. Pearson Education.
  2. Tim Ilmu Ukur Tanah. Modul Ilmu Ukur Tanah. 2012. Departemen Geografi.
  3. Tim Dosen. Modul GPS. 2017. Departemen Geografi FMIPA UI.

Download

Kode: SCGE601003 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu menelaah penerapan prinsip dasar geografi pada berbagai skala dan karakterisik permukaan bumi.

Tujuan :

Menganalisis gejala keruangan lingkungan fisik

Pokok Bahasan :

Lingkup dan kedudukan geografi fisik; prinsip dasar dan konsep utama geografi fisik; pendekatan utama; proses dan pembentukan muka bumi sebagai gejala geografis; fisiografi permukaan bumi dan pola aliran; daur geologis dan siklus hidrologis; identifikasi gejala geografi fisik; pemetaan dalam geografi fisik; faktor antropogenik dalam geografi fisik; penerapan geografi fisik.

Referensi 

  1. J. Huggett. Fundamental of Geomorphology. 2nd Edition. 2007. Routledge.
  2. Leeder. Physical Process in Earth and Environmental Sciences. 2006. Blackwell.
  3. A. Strahler and A. Strahler. Introducing Physical Geography Third Edition. 2003. John Wiley and Son.

Download

Kode: SCGE601004 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.

Tujuan :

Menerapkan metode dan instrumen pengumpulan dan pengolahan data tentang gejala geografi fisik

Pokok Bahasan :

Pengenalan instrumen geografi fisik; pembacaan peta topografi; penghitungan lereng, gradien sungai, dll; metode klasifikasi dan delineasi bentuk medan; prosedur pengamatan dan pengukuran komponen geografi fisik (batuan, tanah, air, udara); prosedur penafsiran dan penyajian hasil pengukuran.

Referensi :

  1. Leeder. Physical Process in Earth and Environmental Sciences. 2006. Blackwell.
  2. Strahler and A. Strahler. Introducing Physical Geography Third Edition. 2003. John Wiley and Son,
  3. A. Strahler and A. Strahler. Laboratory Manual for Physical Geography. 2004. John Wiley & Sons.

Download

Kode: SCGE601005 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan prinsip dasar geografi pada berbagai skala dan karakterisik permukaan bumi.
  2. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.

Tujuan :

Menganalisis gejala keruangan kehidupan manusia dan interaksinya dengan alam

Pokok Bahasan :

Lingkup dan kedudukan geografi manusia; prinsip dasar dan konsep penting geografi manusia; tradisi dan pendekatan utama; faktor manusia sebagai pembentuk gejala geografis; pola dan wujud interaksi manusia-lingkungan; variasi spasial perkembangan dan bentuk kehidupan manusia; perilaku keruangan dan ruang subjektif; adaptasi keruangan; penerapan geografi manusia.

Referensi :

  1. Boyle. Human Geography : A Concise Introduction. 2015. West Sussex: John Wiley & Sons
  2. Kulby, J. Harner, P. Gober. Human Geography in Action. 2013. Wiley & Sons.
  3. R.G. Golledge, R.D.Jacobson, R. Kitchin, M.Blades. Cognitive Maps, Spatial Abilities, and Human Wayfinding. Desember 2000. Geographical Review of Japan Series B 73(2): 93-10

Download

Kode: SCGE601002 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan prinsip dasar geografi pada berbagai skala dan karakterisik permukaan bumi
  2. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial

Tujuan :

Menelaah kebutuhan dan kesesuaian penerapan metode geografi yang menekan pada aspek pengumpulan dan penyajian data geografis.

Pokok Bahasan :

Pengantar prosedur ilmiah; pengertian metode dan metodologi; prosedur dan lingkup kerja ilmiah geografi; jenis dan sumber data geografis; geomer dan unit analisis spasial; peta dan informasi geografis; metode survei dan observasi lapang; metode sampling; metode wawancara dan penyusunan kuesioner; metode pengolahan data; klasifikasi dan ketegorisasi keruangan; metode penyajian data (peta, grafik, bagan, matriks, dsb).

Referensi :

  1. Getis, M.D. Bjellend, & V. Getis. Introduction to Geography. 2017. McGraw Hill Education: NY
  2. A. Matthews, & T.V. Herbert. Geography, A Very Short Introduction. 2008. Oxfod University Press: NY, USA
  3. N. Clifford, S. French, & G. Valentine. Key Methods in Geography. 2010. Sage Publication: LA, USA & London, UK

Download

Kode: SCGE601011 (4 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan.
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis.

Tujuan :

Menafsirkan gejala geografi fisik berdasarkan proses-proses sistemik yang melatari pembentukannya.

Pokok Bahasan :

Sistem fisik permukaan bumi; faktor pengendali proses pembentukan muka bumi; proses geologis, klimatologis, dan fluvial; bentukan struktural; bentukan hasil pelapukan, pengikisan, dan pengendapan; dinamika dan proses geografi fisik wilayah tropis; bentuk lahan dan ciri utamanya.

Referensi :

  1. W. Christopherson. Geosystem, Introduction to Physical Geography. 8th Edition. 2008. Prentice Hall Publication
  2. J. Hugget. Fundamentals of Geomorphology. 2nd Edition. 2007. Routledge
  3. T. Dave & N.W. Quinn. Fundamentals of Hydrology. 2019. Routledge.

Download

Kode: SCGE601012 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Menelaah kesesuaian data dan metode geografi untuk kajian geografi fisik.

Pokok Bahasan :

Pengamatan dan pengukuran proses geologis klimatologis, dan fluvial; identifikasi bentukan struktural; identifikasi hasil pelapukan, pengikisan, dan pengendapan; pengolahan  data iklim; identifikasi DAS dan ordo sungai; identifikasi bentuk lahan.

Referensi :

  1. W. Van Bemmelen. The Geology of Indonesia, Vol 1A. 1949 The Hague. Martius Nijhoff.
  2. A. van Zuidam. Aerial Photo Interpretation in Terrain Analysis and Geomorphologic Mapping. 1985. ITC.
  3. Wirjohamidjojo & Y.S. Swarinoto. Praktek Meteorologi Pertanian. 2007. Badan Meteorologi dan Geofisika.
  4. World Meteorological Organization. Guide to Climatological Practices No. 100. 2011. World Meteorological Organization (WMO).
  5. Strahler & A. Strahler. Introducing Physical Geography. 2003. John Wiley & Sons.
  6. Triatmodjo. Hidrologi Terapan. 2010. Beta Offset.
  7. Noor. Geomorfologi. 2010. Program Studi Teknik Geologi, Universitas Pakuana
  8. T. Dave & N.W. Quinn. Fundamentals of Hydrology. 2019. Routledge

Download

Kode: SCGE601006 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis.
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Menganalisis gejala geografis menggunakan statistik geografi.

Pokok Bahasan :

Manfaat analisis statistik dalam geografi dan bidang terkait; lingkup dan ciri statistik geografi; konsep keterkaitan dan kausalitas keruangan; pemilihan variabel;  sifat data kuantitatif geografis; statistik deskriptif dan inferensia; metode statistik dengan multivariabel dalam kasus geografis; penyusunan hipotesis; korelasi spasial dan auto-korelasi; beberapa uji statistik parametrik dan non-parametrik (seperti analisis varians, regresi, logistik, chi-square, dan faktor); metode analisis spasial untuk studi variasi, distribusi, jaringan, dan stokastik; integrasi statistik geografi dan Sistem Informasi Geografis.

Referensi :

  1. Peter. Statistical Methods for Geography. 2020. London: SAGE
  2. Wang. Quantitative methods and applications in GIS. 2006. Taylor & Francis: New York A.S.
  3. Fotheringham, C. Brunsdon, & M. Charlton, Quntitative Geography. Perspectives on Spatial Data Analysis. 2000. Sage Publications. London.
  4. D. McCarroll. Simple Statistical Test for Geography. 2017. CRC Press Taylor & Francis Group.

Download

Kode: SCGE601008 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Menelaah penerapan metode pengumpulan, pengolahan, dan analisis data kuantitatif menggunakan statistik dalam penelitian geografi.

Pokok Bahasan :

Studi kasus metode statistik geografi; pemrosesan data kuantitatif menggunakan kombinasi perangkat lunak statistik dan pemetaan; penyiapan dan pengolahan data untuk analisis spasial; aplikasi metode statistik geografi yang sesuai; praktek uji hipotesis; praktek analisis keterkaitan dan kausalitas; interpretasi spasial terhadap output.

Referensi :

  1. Peter. Statistical Methods for Geography. 2020. London: SAGE
  2. Wang. Quantitative methods and applications in GIS. 2006. Taylor & Francis: New York A.S.
  3. Fotheringham, C. Brunsdon, & M. Charlton, Quntitative Geography. Perspectives on Spatial Data Analysis. 2000. Sage Publications. London

Download

Kode: SCGE602016 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis. 

Tujuan :

Menelaah penerapan konsep dasar dan metode interpretasi citra digital untuk mengidentifikasi karakteristik permukaan bumi.

Pokok Bahasan :

Dasar-dasar fisika untuk penginderaan jauh; sistem dan prosedur penginderaan jauh; sumber dan jenis data; platform sensor satelit; pengenalan citra; dasar-dasar pengolahan citra; metode interpretasi dan klasifikasi citra; metode uji presisi; dan penerapan penginderaan jauh untuk identifikasi vegetasi, tutupan lahan, dan badan air.

Referensi :

  1. H. Purwadhi, Interpretasi Citra Dijital. 2001. Grasindo Jakarta.
  2. B.Campbell & R.H.Wynne. Introduction to Remote Sensing. 2011.The Guilford Press.
  3. J.R., Jensen. Introductory Digital Image Processing A Remote Sensing Perspective. 2005. Pearson Prentice Hall.

Download

Kode: SCGE602017 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial.
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis. 

Tujuan :

Menerapkan program aplikasi dan instrumen interpretasi citra digital sesuai dengan prinsip dasar penginderaan jauh untuk menghasilkan informasi spasial.

Pokok Bahasan :

Keterampilan praktis dalam program aplikasi penginderaan jauh (PJ) untuk pengolahan citra digital, peningkatan kualitas citra, estimasi kesalahan pengolahan, pengelompokan data, analisis cluster, penggunaan metode klasifikasi, interpretasi citra, pengujian akurasi, dan presentasi hasil akhir.

Referensi :

  1. H. Purwadhi, Interpretasi Citra Dijital. 2001. Grasindo Jakarta.
  2. B.Campbell & R.H.Wynne. Introduction to Remote Sensing. 2011.The Guilford Press.
  3. J.R., Jensen. Introductory Digital Image Processing A Remote Sensing Perspective. 2005. Pearson Prentice Hall.

Download

Kode: SCGE602028 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Menilai kondisi dan permasalahan bentang lahan pada berbagai karakteristik permukaan bumi berlandaskan perspektif spasial-ekologis.

Pokok Bahasan :

Sistem dan proses ekologi (interaksi organisme, aliran energi, dan kompetisi), kelimpahan dan keanekaragaman, relasi spasial-fungsional komponen abiotik dan biotik, komponen ekologis dan ciri umum bentang alam tropis; tipe bentang alam tropis (hutan tropis, karst, mangrove, pantai pasir, rawa, gambut, volkan, dll); proses-proses lingkungan fisik pada bentang alam; pengaruh manusia (sosial, ekonomi, dan budaya) pada lingkungan bentang alam; dinamika ekologi bentang lahan dalam perubahan waktu; fenomena dan permasalahan bentang alam.

Referensi :

  1. G. Bailey. Ecosystem Geography : From Ecoregions to Sites. 2nd Edition. 2009. Springer
  2. M.G. Turner & R.H. Gardner. Landscape Ecology in Theory and Practice. 2015. Springer

Kode: SCGE602003 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Merumuskan permasalahan geografi ke dalam suatu rancangan penelitian.

Pokok Bahasan :

Lingkup dan syarat kerja lapang 1; penyusunan target dan rencana kerja lapang; penyiapan dan pemanfaatan peta kerja; penyiapan data pra-survei; penetapan kriteria sumber data/informasi; penyusunan instrumen pengumpulan data; praktek pengumpulan data lapang; pengolahan dan analisis data; identifikasi variasi dan distribusi keruangan; presentasi dan pelaporan.

Referensi :

  1. Tim Kuliah Kerja Lapang 1 (2018). Modul Kerja Lapang 1. Depok: Departemen Geografi FMIPA UI.
  2. Tarbuk & Lutgen (2018). Ilmu Bumi-2. Edisi-14. Jakarta: Erlangga.
  3. Daldjoeni, N. (2017). Geografi Manusia.
  4. Jogjakarta: Ombak

Download

Kode: SCGE602018 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan.

Tujuan :

Menilai model analisis spasial sederhana berbasis teknologi SIG yang mengarah pada evaluasi model.

Pokok Bahasan :

Esensi dan cakupan Sistem Informasi Geografis (SIG); pengenalan basis geodata; struktur data spasial; inventarisasi data; tautan data tabular dan spasial; geoprosessing; korelasi data; pemodelan data; kompilasi dan overlay matriks; data query secara spasial dan tabular; representasi dan visualisasi spasial; penerapan SIG untuk analisis geografi.

Referensi :

  1. Mitchell. The ESRI Guide to GIS: Analysis. 2005. ESRI. California
  2. Sistem Informasi Geografis: Analisis & Aplikasi. 2018. Depok: Departemen Geografi FMIPA UI.
  3. Wang. Quantitative Methods and Applications in GIS. 2006. Taylor & Francis.
  4. P. A. Longley, et al. Geographic Information Science and Systems, 4th Edition. 2015. Wiley.

Download

Kode: SCGE602019 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan.

Tujuan :

Membuat dasar model spasial sederhana berbasis SIG sesuai dengan prosedur evaluasi model.

Pokok Bahasan :

Pengenalan aplikasi SIG untuk analisis tingkat dasar, input dan manajemen data, analisis query untuk data spasial dan non-spasial, overlay matriks, analisis jaringan, dan analisis tiga dimensi.

Referensi :

  1. Mitchell. The ESRI Guide to GIS: Analysis. 2005. ESRI. California
  2. Supriatna, et al. Dasar-dasar Sistem Informasi Geografis. 2001. Jurusan Geografi FMIPA UI Depok
  3. Wang. Quantitative Methods and Applications in GIS. 2006. Taylor & Francis.
  4. P. A. Longley, et al. Geographic Information Science and Systems, 4th Edition. 2015. Wiley.

Download

Kode: SCGE601005 (4 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis.

Tujuan :

Menafsirkan pola dan bentuk organisasi spasial aktivitas manusia sebagai hasil dari interaksi manusia dan lingkungan.

Pokok Bahasan :

Ruang sebagai sebuah sistem yang dinamis dan terbuk; pengertian organisasi keruangan dalam geografi manusia; human proses serta pola-pola keruangan dihasilkannya; faktor pembentuk organisasi keruangan; teori-teori organisasi keruangan, organisasi keruangan masyarakat rural dan urban;  dampak perubahan sistem nilai; pengaruh perkembangan teknologi; perkembangan pertanian, industrialisasi, urbanisasi, dan perubahan gaya hidup; kepekaan, identitas dan komodifikasi tempat; teritori dan teritorialisasi.

Referensi :

  1. Hoggart, L. Less, and A. Davies. Researching Human Geography. 2002. London: Hodder Headline Group.
  2. L. Knox and S.A. Marston. Human Geography: Places and Regions in Global Context, 7th ed. 2016. London: Pearson Education
  3. A. Nayak and A. Jeffrey. Geographical Thought: An Introduction to Ideas in Human Geography. 2011.  London and NY: Routledge.

Download

Kode: SCGE602012 (4 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Menelaah kesesuaian data dan metode geografi untuk kajian geografi manusia.

Pokok Bahasan :

Pengumpulan data primer dan sekunder aktivitas manusia (data statistik, observasi lapang, studi literatur, dll); identifikasi pola keruangan aktivitas manusia, adaptasi lingkungan; komponen pembentuk organisasi keruangan (interaksi spasial); praktek metode visualisasi spasial aktivitas manusia; delineasi hirarki spasial; delineasi ruang sosial.

Referensi :

  1. Hoggart, L. Less, and A. Davies. Researching Human Geography. 2002. London: Hodder Headline Group.
  2. Kitchin & H.J. Tate. Conducting Research into Human Geography: Theory, Methodology, and Practice. 2000. Pearson Education Limited.
  3. H.F Wilson & J. Darling. Research Ethics for Human Geography. 2020. Sage Publication.

Download

Kode: SCGE601011 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Menafsirkan dinamika komponen hidrologi serta permasalahan sumber daya air secara spasial pada skala lokal hingga global

Pokok Bahasan :

Konsep dan ruang lingkup hidrogeografi; karakteristik spasial sistem hidrologi; komponen hidrogeografi (evapotranspirasi, curah hujan, dan limpasan); pengaruh faktor fisik dan manusia terhadap neraca air; perubahan spasial dan temporal dalam penyimpanan air; analisis perilaku aliran air; analisis ketersediaan air.

Referensi :

  1. L. Shelton. Hydroclimatology, Perpectives and Applications. 2009. Cambridge Univ. Press.
  2. Newson, M. Hydrology and the River Environment. 1994. Oxford Univ. Press.
  3. G.E. Pett & L. D. L. Foster. Rivers and Landscape. 1985. Edward Arnold Publisher.
  4. G. Nagle.  Rivers and Water Management. 2003. Hodder Education

Download

Kode: SCGE602004 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis.

Tujuan :

Mensintesis keterkaitan spasial manusia-lingkungan pada wilayah dan topik penelitian spesifik.

Pokok Bahasan :

Lingkup dan syarat kerja lapang 2; penyusunan proposal riset lapang; telaah kemungkinan penerapan pendekatan regional; identifikasi dan konfirmasi masalah penelitian; studi literatur; analisis data sekunder; praktek survei lapang; sintesa regional; penarikan kesimpulan; penyajian informasi spasial, presentasi dan pelaporan.

Referensi :

  1. S. Fotheringham & P.A. Rogerson (eds). The SAGE Handbook of Spatial Analysis. 2009. SAGE Publication
  2. M. Pacionne. Applied  Geography: Principles and Practices. 1999. Routledge

Download

Kode: SCGE602001 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu mengajukan usulan kritis dan kreatif tentang peluang penerapan disiplin geografi sebagai solusi permasalahan sumberdaya kehidupan.
  2. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis.

Tujuan :

Merumuskan permasalahan geografi ke dalam suatu rancangan penelitian.

Pokok Bahasan :

Syarat dan kriteria rancangan penelitian; sumber dan keaslian gagasan penelitian; ciri penelitian geografis dan keterkaitan dengan disiplin lain; desain (model) penelitian geografis; pelingkupan masalah geografis dan perumusan pertanyaan penelitian; ragam pendekatan ilmiah geografi; peranan teori dan penelitian terdahulu (state of the art); peta sebagai instrumen dan hasil penelitian; pertimbangan pemilihan metode; penarikan kesimpulan (dalil) geografis.

Referensi :

  1. Gomez & J.P. Jones III. Research Methods in Geography A Critical Introduction. 2010. Blackwell Publishing.
  2. Parson & P.G. Knight. How to Do Your Dissertation in Geography and Related Discipline. 2nd Edition. 2005. Routledge.
  3. G.T. Wang & K. Park. Student Research and Report Writing, From Topic Selection to Complete Paper. 2016. John Wiley & Sons, Ltd.

Download

Kode: SCGE604030 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu merumuskan model/sintesa keruangan

Tujuan :

Mensintesis kebijakan dan kinerja pembangunan wilayah dengan memanfatkan teori-teori pembangunan sesuai prinsip disiplin geografi

Pokok Bahasan :

Esensi pembangunan wilayah dalam konteks geografi dan disiplin ilmu lain yang terkait; teori-teori pembangunan wilayah; indikator pembangunan wilayah; penerapan pendekatan regional dan ekologis dalam pembangunan wilayah; ruang lingkup dan karakteristik masalah pembangunan wilayah di Indonesia dan negara berkembang; implikasi sistem keruangan dan kebijakan nasional terhadap kinerja pembangunan wilayah; pendekatan spasial untuk strategi dan evaluasi pembangunan wilayah di Indonesia pada berbagai skala spasial.

Referensi :

  1. J. Glasson. & T. Marshall. Regional Planning. 2007. Routledge
  2. Rustiadi, E dkk. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. 2018. Yayasan Pustaka Obor.
  3. R. Potter, et al. Key concepts in Development Geography. 2012. Sage Publication
  4. S. Laws, et al. Research for Development. 2013. Sage Publication

Download

Kode: SCGE602014 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis
  2. Mampu menunjukkan kedewasaan sikap toleransi dan adaptasi sesuai etika ilmiah, profesi, dan lingkungan

Tujuan :

Mengarahkan kesesuaian penerapan ilmu geografi dengan etika ilmiah, profesi, lingkungan, dan sosial.

Pokok Bahasan :

Profesi dan profesionalisme; konsep tanggung jawab; dimensi etika dan moral dalam praktek keilmuan; perilaku ilmiah; etika sosial dan lingkungan; dilema dan persoalan etika dalam kemajuan teknologi; tuntutan profesionalisme dalam geografi; wawasan geografi dan ekologi sebagai sumber etika; lingkup dan kriteria geografi profesional; evaluasi diri profesionalisme; profesionalisme dan pengambilan keputusan.

Referensi :

  1. M. Bohle (eds). Exploring Geoethics Ethical Implications, Societal Contexts, and Professional Obligations of the Geosciences. 2019. Palgrave Macmillan
  2. M. Wyss & S. Peppoloni. Geoethics, Ethical Challenges and Case Studies in Earth Sciences. 2015. Elsevier
  3. M. Solem, I. Cheung, & M.B. Schlemper. Skills in Professional Geography: An Assessment of Workforce Needs and Expectations. The Professional Geographer, 60(3) 2008, 356–373
  4. J. Proctor. Ethics in Geography: Giving Moral Form to the Geographical Imagination. Area, March 1998, 30 (1), 8 – 18

Download

Kode: SCGE602029 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Menilai pengaruh dinamika iklim regional terhadap variasi bentuk, pola, dan kualitas kehidupan.

Pokok Bahasan :

Variasi dan dinamika spasial-temporal unsur-unsur iklim; konsep iklim regional; klasifikasi iklim; iklim makro dan mikro; penyebab dan konsekuensi perubahan iklim; pergeseran musim; iklim sebagai pembentuk kehidupan; iklim dan tingkat kesejahteraan; iklim dan pola pertanian; iklim dan kesehatan; bencana akibat iklim (banjir, kekeringan, dll).

Referensi :

  1. I.M. Sandy. Iklim Regional Indonesia. 1987. Jurusan Geografi FMIPA UI
  2. M.J. Manton & L.A. Stevenson. Climate in Asia and the Pacific: Security, Society and Sustainability. 2014. Springer.
  3. M. Parry, et al. Assessing the Cost of Adaptation to Climate Change: A Review of the UNFCCC and Other Recent Estimates. 2009. IEED and Grantham Institute for Climate Change.

Download

Kode: SCGE602031 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Menafsirkan proses-proses keruangan dalam suatu sistem ekonomi tertentu sesuai dengan karakteristik wilayah

Pokok Bahasan :

Elemen spasial sistem ekonomi; pengaruh faktor lokasi terhadap mekanisme ekonomi; keterkaitan dan ketergantungan antar kegiatan ekonomi dalam konteks spasial; penerapan teori ekonomi spasial; keuntungan komparatif dan kompetitif; spesialisasi dan perdagangan antar wilayah; dinamika ekonomi pada skala ruang makro, messo dan mikro; variasi spasial ekonomi perkotaan dan pedesaan; interpretasi penggunaan lahan untuk lanskap ekonomi regional.

Referensi :

  1. B.J. Berry,E.C. Conkling, & D.M. Ray. Global Economy in Transition 2nd Edition. 1997. Prentice Hall International
  2. Sheppard, E. & T.J. Barnes. A Companion to Economic Geography. 2003. Blackwell.
  3. N.M. Coe, P.F. Kelly, & H.C. Yeung. Economic Geography: A Contemporary Introduction. 2007. Blackwell Publishing

Download

Kode: SCGE604031 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu merumuskan model/sintesa keruangan

Tujuan :

Merancang simulasi dan membuat model SIG sesuai tujuan dan kebutuhan aplikasi analisis spasial.

Pokok Bahasan :

Ciri dan jenis model spasial; tujuan simulasi dan pemodelan spasial; definisi model dalam aplikasi SIG; model data dan model representasi dalam konteks spasial; jenis model simulasi spasial; simulasi pola dan proses keruangan; logika pemodelan; identifikasi dan spesifikasi persyaratan model; kriteria dan prosedur pemodelan SIG; kalibrasi dan verifikasi; aplikasi pemodelan spasial.

Referensi :

  1. Supriatna. Sistem Informasi Geografis: Analisis dan Aplikasi. 2018. Departemen Geografi FMIPA UI
  2. D. O’Sullivan & G.L.W. Perry. Spatial Simulation: Exploring Pattern and Process. 2013. John Wiley & Sons, Ltd, NY
  3. D.L. Verbyla. Practical GIS Analysis. 2002. Taylor & Francis, London, UK
  4. K. Vedra. GIS in Environmental Modeling. 1999. International Institute fci’ Applied Systems Analysis Laxenburg, Austria
    Publishing

Download

Kode: SCGE602013 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis.

Tujuan :

Menilai permasalahan penggunaan dan ketersediaan lahan secara spasial sesuai dengan karakteristik wilayah.

Pokok Bahasan :

Dimensi keruangan lahan; esensi lahan untuk kehidupan/pembangunan; peranan faktor alam, mekanisme pasar, sosial budaya, dan kebijakan pemerintah; jenis/klasifikasi penggunaan lahan urban dan rural; keterkaitan antara faktor fisik dan human; pola dan proses keruangan perubahan penggunaan lahan serta faktor pendorongnya; penggunaan lahan sebagai cermin pola, kualitas, dan tingkat kehidupan; lahan sebagai komoditas ekonomi, politik, dan sosial; lahan dan pembangunan; pola penggunaan lahan dan perubahannya sebagai cermin pola dan dinamika kehidupan.

Referensi :

  1. Kartono, S. Rahardjo, & I.M. Sandy. Esensi Pembangunan Wilayah dan Penggunaan Tanah Berencana. 1998. Jurusan Geografi FMIPA UI.
  2. Kolers. Land, Conict, and Justice A Political Theory of Territory. 2009. Cambridge University Press
  3. R.H. Platt. Land Use and Society :
  4. Geography, Law, and Public Policy. 2004. Island Press.

Download

Kode: SCGE602030 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori berdasarkan prosedur kerja geografis

Tujuan :

Menilai pola dan proses spasial perkembangan urban dan pengaruhnya pada lingkungan fisik, ekonomi, dan sosial budaya

Pokok Bahasan :

Ciri dan sifat dasar kota; tahap pertumbuhan kota; urbanisasi dan urbanisme; dimensi sosial budaya, ekonomi dan lingkungan dari proses perkotaan; dinamika struktur internal kota; peran kota dalam pembangunan wilayah; evolusi spasial sistem perkotaan; kota global dan kota berkelanjutan; dan strategi pembangunan perkotaan

Referensi :

  1. K. Archer. The City, the Basics. 2013. Routledge
    2. M. Pacione. Urban Geography, A Global Perspective. 2009. Routledge

Download

Kode: SCGE602005 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Menganalisis gejala geografis menggunakan metode kualitatif.

Pokok Bahasan :

Jenis dan ruang lingkup penelitian kualitatif; karakteristik metode kualitatif dalam penelitian geografis; sifat data kualitatif; sumber data kualitatif; desain survei kualitatif; kriteria informan kunci; teknik pengumpulan data kualitatif; triangulasi prosedur; analisis dan kategorisasi data kualitatif; metode interpretasi; proses induktif; pelaporan dan presentasi penelitian kualitatif.

Referensi :

  1. K. Denzin & I.S. Lincoln. The Handbook of Qualtitative Research. 2018. Sage Pub
  2. B. Bungin. Metode Penelitian Kualitatif.  2017. Raja Grafindo.

Download

Kode: SCGE602006 (1 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menelaah penerapan teori dan metode geografis serta teknologi informasi spasial
  2. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis.

Tujuan :

Menelaah penerapan metode pengumpulan, pengolahan, dan analisis data kualitatif dalam penelitian geografi.

Pokok Bahasan :

Keterampilan praktis metode kualitatif untuk studi geografi;  pengumpulan data (observasi partisipatif, pemilihan informan kunci, wawancara mendalam, peta mental); pengolahan dan analisis data; triangulasi data; teknik pengkodean; kategorisasi data berdasarkan tema dan kasus; interpretasi data (ruang perseptual, makna simbolik, dll), penulisan laporan.

Referensi :

  1. K. Denzin & I.S. Lincoln. The Handbook of Qualtitative Research. 2018. Sage Pub
  2. B. Bungin. Metode Penelitian Kualitatif.  2017. Raja Grafindo.

Download

Kode: SCGE604029 (4 sks)

Capaian Pembelajaran :

Mampu merumuskan model/sintesa keruangan

Tujuan :

Melakukan sintesis regional terhadap variasi pemanfaatan dan permasalahan sumberdaya kehidupan di Kepulauan Indonesia

Pokok Bahasan :

Karakteristik wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan tropis; administrasi dan pemerintahan; sejarah pembentukan kepulauan; implikasi letak dan bentuk kepulauan; iklim regional Indonesia; variasi fisiografi wilayah; distribusi dan keadaan sumberdaya alam; perkembangan kehidupan; pola pemanfaatan sumber daya alam dalam arti luas (pertanian, industri pertambangan, dll); penerapan prinsip geografi wilayah untuk mensintesis hubungan antara manusia dan lingkungan; keunikan tempat di Indonesia.

Referensi :

  1. I.M. Sandy. Republik Indonesia: Geografi Regional. 1985. Indograph Bakti
  2. I.M. Sandy. Iklim Regional Indonesia. 1987. Jurusan Geografi FMIPA UI
  3. Badan Informasi Geospasial. Atlas Nasional Indonesia Buku 1-3. 2011

Download

Kode: SCGE604007 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menunjukkan kematangan dan kepercayaan diri dalam menggali keingintahuan intelektual sesuai kebutuhan masyarakat secara profesional
  2. Mampu mengajukan usulan kritis dan kreatif tentang peluang penerapan disiplin geografi sebagai solusi permasalahan sumberdaya kehidupan

Tujuan :

Merancang penyajian dan argumentasi tentang penerapan gagasan geografis pada suatu permasalahan sumber kehidupan

Pokok Bahasan :

Gagasan tugas akhir; presentasi lisan dan visual; teknik presentasi yang efektif; penyusunan garis besar materi presentasi; visualisasi data dan informasi geografis: komunikasi berbasis peta; logika dan argumentasi sistematis; dan etika dalam diskusi ilmiah.

Referensi :

  1. M. Pacione. Applied Geography: Principles and Practice. 1999. Routledge.
  2. T. Parson & P.G. Knight. How to Do Your Dissertation in Geography and Related Discipline. 2nd Edition. 2005. Routledge
  3. G.T. Wang & K. Park. Student Research and Report Writing, From Topic Selection to Complete Paper. 2016. John Wiley & Sons, Ltd.

Download

Kode: SCGE602032 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Menilai pola dan problematika kualitas kehidupan penduduk dan keterkaitannya dengan variasi mobilitas penduduk pada berbagai karakteristik wilayah

Pokok Bahasan :

Konsep dasar kualitas hidup penduduk; berbagai indikator kualitas hidup; dimensi spasial kualitas hidup; pendekatan, teknik analisis, dan parameter demografi-spasial dalam kajian kualitas hidup; tekanan penduduk; relasi antara kualitas hidup dan mobilitas penduduk; teori mobilitas penduduk; jenis dan pola spasial mobilitas penduduk; migrasi desa-kota dan komuter perkotaan; pekerja migran dan remitens.

Referensi :

  1. H. James, (eds.). Population, Development, and the Environment: Challenges to Achieving the Sustainable Development Goals in the Asia Pacific. 2019. Palgrave Macmillan.
  2. B.R.J. Sinha (ed). Multidimensional Approach to Qualtity of Life Issues, A Spatial Analysis. 2019. Springer.
  3. C.M. Aybek, J. Huinink, & R. Muttarak (eds.), Spatial Mobility, Migration, and Living Arrangements. 2015. Springer
    Publishing

Download

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

Geografi Fisik

SIG dan PJ

Geografi Manusia

Kode: SCGE603701 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menganalisis bentuk-bentuk, pola, dan proses persebaran kehidupan tumbuhan dan hewan dalam kaitannya dengan kehidupan manusia pada berbagai kondisi tempat. 

Pokok Bahasan :

  1. Proses dan pola biogeografi: speciation, diversification, extinction, dispersal, distribution
  2. Kondisi hewan dan tumbuhan berdasarkan konsep biogeografi ekologi: habitats, environments, niches, climate and life, substrate and life, topography and life, disturbance, populations and interacting populations, communities and communities change
  3. Kondisi hewan dan tumbuhan berdasarkan konsep biogeografi sejarah: Dispersal & diversification in the distant past; Vicariance in the distant past; Past community change,
  4. Kondisi hewan dan tumbuhan berdasarkan konsep biogeografi konservasi: Conserving species & populations, Conserving communities & ecosystems.

Referensi :

  1. Matthews, J.A. dan Herbert, T.V. (2008). Geography, A Very Short Introduction. Oxfod University Press: New York
  2. Sandy, I.M. (1973). Esensi Geografi. Jurusan Geografi, FMIPA Universitas Indonesia
  3. Hugget, R.J. 1998. Fundamentals of Biogeography. Routledge Fundamentals of Physical Geography. London and New York. Hall.

Download

Kode: SCGE603703 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Bila mahasiswa diberikan peta topografi, peta geologi, peta penggunaan lahan, citra satelit dan data hidrologi, maka mahaasiswa mampu menganalisa variasi spasial proses fluvial yang terjadi di suatu Daerah Aliran Sungai.

Pokok Bahasan :

  1. System fluvial
  2. Sumber-sumber sedimen serta transfer sedimen dalam skala luas
  3. Jenis-jenis sungai, bentuk dan perubahannya
  4. Bentuk morfologi saluran melalui citra satelit
  5. Perubahan bentuk morfologi saluran dalam sebuah aliran sungai
  6. Pengaruh aktifitas manusia baik langsung maupun tidak langsung terhadap proses fluvial dalam sebuah aliran sungai.

Referensi :

  1. Matthews, J.A. dan Herbert, T.V. (2008). Geography, A Very Short Introduction. Oxfod University Press: New York
  2. Sandy, I.M. (1973). Esensi Geografi. Jurusan Geografi, FMIPA Universitas Indonesia
  3. Hugget, R.J. 1998. Fundamentals of Biogeography. Routledge Fundamentals of Physical Geography. London and New York. Hall.

Download

Kode: SCGE603704 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu memahami dasar-dasar penilaian sumberdaya lahan dan manajemen konservasi tanah atas dasar besaran prediksi erosi., serta dapat menggunakannya untuk mensintesis dan mengevaluasi sumberdaya lahan secara spasial dan temporal serta mengemasnya secara efektif dan relevan dalam bentuk verbal dan tekstual

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dasar geologi-geomorfologi
  2. Bentuk medan/lahan (landform) dan proses akibat tektonisme, vulkanisme, fluvial (air tanah dan air permukaan), marine-(gelombang laut), glasial(gletser), eolin, solusional (karst), organisme dan benda luar angkasa
  3. Fenomena dan aplikasi kajian geomorfologi
  4. Sistem iklim dan hidrologi serta relevansinya dalam kajian geografi

Referensi :

  1. Lobeck, A. K., 1939, Geomorphology : An Introduction to The Study of Landscapes, McGraw-Hill Book Co., New York-London.
  2. Worcester, Philip G., 1964. A Textbook of Geomorphology, D. Van Nostrnd Co. Inc., Princeton-New Jersey-Toronto-London-New York
  3. Thornbury, William D., 1969. Principles of geomorphology, John Wiley-New York.
  4. Hugget, Richard J.,2007. Fundamentals of Geomorphology. New York : Taylor and Francis. Part 1-3.
  5. Sparks, B.W, 1961. Geomorphology, Longmans, Green and Co. Toronto. Chapter 1,2,5,6,7 dan 10.
  6. Hugget, Richard J.,2007. Fundamentals of Geomorphology. New York : Taylor and Francis. Part 1-3.
  7. Hess, Darrel & Dennis G. Tassa (2016): Physical Geography: A Landscape Appreciate. Pearson New International.
  8. Christopherson, Robert W. (2008) Geosystem, Introduction to Physical Geography. 8rd Edition. Prentice Hall Publication, New York.
  9. Holden, Joseph (eds) (2008): Introduction to Physical Geography and Environment. Pearson Education. London.
  10. Petersen, J. Et al. (2011) Fundamental of Physical Geography. Brook/Cole Cencage Learning. New York, 499 p.
  11. Barry, R.G. & R.J. Chorley 1998) Atmosphere, Weather & Climate, Routledge, London
  12. Davie, T. (2008): Fundamental of Hydrology. Routledge. 2nd Edition.
  13. André Musy & Christophe Higy (2011) Hydrology, A Science of Nature. Science Publisher.
  14. Ludiro, Djamang dkk, 1985, Geomorfologi Terapan, Jurusan Geografi FMIPA Universitas Indonesia, Jakarta.
  15. Hefferan, K., John O’Brien. (2010). Earth Material. Oxford : Wiley-Blackwell.
  16. Younger, Paul L. (2006) Groundwater in the Environment. Wiley, USA

Download

Kode: SCGE603709 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menerapkan konsep klimatologi perkotaan untuk menjelaskan fenomena iklim perkotaan dan lebih lanjut dapat menganalisis variasi spasial dan temporal yang terjadi berdasarkan perspektif geografi

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dan skala iklim perkotaan
  2. Kota dan perkotaan sebagai ekosistem
  3. Metode pengukuran dan monitoring iklim perkotaan
  4. Karakteristik komponen atmosfer perkotaan 
  5. Iklim perkotaan dan manusia

Referensi :

  1. R. Oke, et al. (2017): Urban Climates. Cambridge Univ. Press 
  2. Helmut E. Landsberg 1980): The Urban Climate.  Inter. Geophysic Series Vol. 28. Academic Press. New York.

  3. Musco (ed,) (2016): Counteracting Urban Heat Island Effects in a Global Climate Change Scenario. SpringerOpen

  4. Journal “Urban Climate” Elsevier-Science Direct

Download

Kode: SCGE603710 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu memahami prinsip-prinsip dasar terjadinya berbagai bentuk pantai sebagai akibat adanya tenaga endogen dan eksogen serta interaksi antara unsur-unsur ruang muka bumi (atmosfer, biosfer, litosfer, antroposfer, hidrosfer) dan dapat mengidentifikasinya dari sketsa, peta, atau citra serta mampu menganalisis dan mensintesa kejadian tersebut dalam ruang dan waktu

Pokok Bahasan :

  1. Materi pembentuk pantai
  2. Proses terbentuknya pantai
  3. Bentuk lahan pantai
  4. Bentuk lahan pantai yang terjadi serta pemanfaatannya bagi manusia

Referensi :

  1. Davidson-Arnott, R. 2010.An Introduction to Coastal Process and Geomorphology. Cambridge University Press.The Edinburg Building, Cambridge.
  2. Bird, E.2008. Coastal Geomorphology. An Introduction. Second Edition.
  3. John Wiley & Sons. England
    Pethick, J. 1995. An Introduction to Coastal Geomorphology. Edward Arnold. A member of the holder Headline Group. London
  4. Sulaiman, A & I. Soehardi. 2008. Pendahuluan Geomorfologi Pantai Kuantitatif. BPPT
  5. Jurnal coastal geomorphology
  6. French, F.W. 1997. Coastal and Estuarine Management. Routledge. London & New York
  7. Guo, H.,& Jiao, J.J. 2009. Coastal Groundwater system changes in response to large-scale land reclamation. Nova Science Publishers Inc., New York.

Download

Kode: SCGE603711 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu memahami karakteristik dan sifat fisika-kimia lautan serta kaitannya dengan pola iklim, persebaran biota laut, bentuk pesisir, dan aplikasi dalam bidang kelautan, serta mampu menyajikan secara sistematis baik secara tertulis maupun lisan.

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Oseanografi
  2. Konsep Ilmu Oseanografi
  3. Sifat Fisik Laut (Geologi Laut, Garis Pantai, Bentukan Morfologi Pantai, Bentukan Terumbu Karang, Bentukan Morfologi Dasar Laut)
  4. Batimetri (Pemetaan Batimetri, Arus Laut, Pasut Air Laut)
  5. Sifiat Kmia Air Laut (Komposisi Kimia Lautan)
  6. Salinitas (Salinitas Air Laut dan Salinitas pada muara sungai dan estuary)
  7. Kadar Oksigen
  8. Bentukan Morfologi Dasar Laut
  9. Batimetri
  10. Pemodelan dalam SIG
  11. Aplikasi dalam SIG

Referensi :

  1. Grant Gross, M. (1977). “Oceanography a view of the earth”. Prentice-Hall, Inc.
  2. Dadang K. M., Soenaryo, M. Ali, (1982). “Pendahuluan Oseanografi”, Diktat kuliah Jur. Geofisika dan Meteorologi, ITB.
  3. S. Hutabaratdan S. M. Evans. (1985). “Pengantar Oseanografi”. Universitas Indonesia,
  4. Nontji, A. (1993). “Laut Nusantara”. Djambatan,
  5. A. Supangat dan Susanna. (2003).  “Pengantar Oseanografi”. PS. Oseanografi, Dept, GM, ITB
  6. J, J, Bhatt, D. Van N. Company, 1978.  “Oceanography”. Mc Graw Hill. Inc., New York.

Download

Kode: SCGE603712 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Menerapkan  dan  menganalisis konsep DAS sebagai sistem hidrologi.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep DAS. dan Dinamika sumberdaya air
  2. Konsep DAS sebagai sistem hidrologi
  3. Proses dan pemanfaatan sumberdaya air
  4. Kualitas dan Kuantitas Neraca Air
  5. Pencemaran air
  6. Teknik pemantauan lokasi sampling air di permukiman

Referensi :

  1. Soeprapto. (2001). Survei Hidrografi. Gadjah Mada University Press, Yoyakarta.
  2. Downs, Peter W. &  K. J. Gregory. (2004). River Channel Management, toward sustainable catchment hydrosystem. Arnold. London, UK.
  3. Newson, M. (1994): Land, water and development: river basin system and their sustainable management. Routledge, London. Mc Graw Hill. Inc., New York.

Download

Kode: SCGE603718 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menjelaskan konsepsi perubahan iklim (PI), menganalisis fenomena perubahan iklim dan dampaknya secara spasial dan temporal terhadap kehidupan di muka bumi, serta kerentanan terhadap perubahan iklim.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dasar perubahan iklim 
  2. Faktor-faktor pendorong perubahan iklim
  3. Dampak perubahan iklim
  4. Upaya Adaptasi dan mitigasi perubahan iklim 

Referensi :

  1. Intergovernmental Panel on Climate Change. (2021). AR6 Climate Change 2021: The Physical Science Basis . Contribution of Working Group I to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change [Masson-Delmotte, V., P. Zhai, A. Pirani, S.L. Connors, C. Péan, S. Berger, N. Caud, Y. Chen, L. Goldfarb, M.I. Gomis, M. Huang, K. Leitzell, E. Lonnoy, J.B.R. Matthews, T. Maycock, T. Waterfield, O. Yelekçi, R. Yu, and B. Zhou (eds.)]. Cambridge University Press. In Press.
  2. Fares, A. (2021). Climate Change and Extreme Events. Elsevier.
  3. Cracknell, A.P., & Varotsos, C.A. (2021). Understanding Global Climate Change: Modelling the Climatic System and Human Impacts. CRC Press.
  4. Newton, D.E. (2020). The Climate Change Debate: A Reference Handbook. ABC-CLIO
  5. Uscinski, J. E., K. Douglas, S. Lewandowsky, J. E. Uscinski, K. Douglas, and S. Lewandowsky, 2017, Climate Change Conspiracy Theories, in Oxford Research Encyclopedia of Climate Science: Oxford University Press.
  6. https://www.ipcc.ch/reports/
  7. https://science2017.globalchange.gov/

Download

Kode: SCGE603720 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menganalisis kebencanaan secara fisik (alam) maupun manusia secara sistematik dan spasial, dampak kebencanaan, serta perencanaan tata ruang wilayah sesuai kondisi kebencanaan wilayah

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dan ruang lingkup Geografi Kebencanaan
  2. Inventarisasi Data Kebencanaan Fisik
  3. Inventarisasi Data Kebencanaan Sosial
  4. Inventarisasi Data Kebencanaan Alam
  5. Kerentanan Bencana
  6. Kapasitas Bencana
  7. Analisis Risiko Bencana
  8. Adaptasi dan Mitigasi Bencana
  9. Manajemen Risiko Bencana
  10. Tanggap darurat dan rehabilitasi pasca bencana
  11. Menganalisis dampak Bencana
  12. Menganalisis perencanaan Pembangunan sesuai potensi kebencanaan

Referensi :

  1. Birkmann, J. 2006, Measuring Vulnerability to Natural Jazards : Towards Disaster Resilient Societies. Uniter Nations University Press Tokyo New York Paris.
  2. Keller & DeVecchio. 2015. Natural Hazards Earth’s processes as hazard, disaster, and catastrophes. Routledge Taylor and Francis Grup London and New York.
  3. Van Westen. 2017. Environmental Hazards Methodologies for Risk Assessment and Management. ResearchGate.
  4. Rachmawati, D. Rahmawati, A. Susilo, 2018. Pengurangan Risiko Bencana berbasis Tata Ruang. UB Press Malang

Download

Kode: SCGE603721 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menganalisis Risiko Bencana Alam dalam konteks fisik, sosial maupun ekonomi secara sistematik dan spasial, dampak kebencanaan, serta perencanaan tata ruang wilayah sesuai kondisi kebencanaan wilayah

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dan ruang lingkup Risiko Bencana
  2. Inventarisasi Data Risiko Bencana Alam
  3. Inventarisasi Data Risiko Bencana Alam terhadap Sosial
  4. Inventarisasi Data Kebencanaan Alam terhadap Ekonomi
  5. Analisis Risiko Bencana Alam
  6. Penerapan Analisis Risiko Bencana Alam secara tematik
  7. Penerapan Analisis Risiko Bencana Alam pada ekosistem tertentu
  8. Manajemen Risiko Bencana Alam
  9. Menganalisis perencanaan Pembangunan sesuai hasil analisis risiko bencana alam

Referensi :

  1. Birkmann, J. 2006, Measuring Vulnerability to Natural Jazards : Towards Disaster Resilient Societies. Uniter Nations University Press Tokyo New York Paris.
  2. Keller & DeVecchio. 2015. Natural Hazards Earth’s processes as hazard, disaster, and catastrophes. Routledge Taylor and Francis Grup London and New York.
  3. Van Westen. 2017. Environmental Hazards Methodologies for Risk Assessment and Management. ResearchGate.
  4. Rachmawati, D. Rahmawati, A. Susilo, 2018. Pengurangan Risiko Bencana berbasis Tata Ruang. UB Press Malang
  5. Izumi, T., Shaw, R., Ishiwatari, et.al. 2019. 30 innovations for Disaster Risk Reduction. United Nations Special Representative of the Secretary-General for Disaster Risk Reduction.

Download

Kode: SCGE603722 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menjelaskan konsep dan prinsip pemodelan hidrometeorologis

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar dan lingkup kajian pemodelan hidrometeorologi
  2. Konsep dasar pemodelan meteorologi
  3. Monitoring kondisi meteorologis regional : basis data pengukuran dan penginderaan jauh
  4. Metode prediksi statistik
    Metode verifikasi hasil
  5. Pemanfaatan data curah hujan observasi dan model satelit
  6. Model kekeringan meteorologis: SPI dan SPEI
  7. Model meteorologis curah hujan banjir berbasis statistik
  8. Model hidrologis debit banjir dengan HEC-HMS
  9. Model hidrometeorologis banjir dengan HEC-RAS

Referensi :

  1. Sene, K. 2009. Hydrometeorology: Forecasting and Applications. Springer Dordrecht Heidelberg London New York
  2. Triatmodjo, B. (2008) Hidrologi Terapan. Beta Offset
  3. USA USACE. 2000. Hydrologic Modeling System HEC-HMS: Technical Reference Manual.
  4. USA USACE. 2016. HEC-RAS 5.0 User’s Manual Representative of the Secretary-General for Disaster Risk Reduction.

Download

Kode: SCGE603723 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menganalisis konsep pesisir dan prinsip-prinsip pengelolaannya dalam kaitannya dengan faktor-faktor fisik, biota, dan sosial baik melalui pendekatan geografi regional maupun topikal

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Geografi Pesisir
  2. Definisi Geografi Pesisir
  3. Batas Wilayah Pesisir
  4. Karakteristik Wilayah Pesisir
  5. Karakteristik Wilayah Pesisir dan Laut
    Ekosistem di Wilayah Pesisir dan Laut
  6. Pemanfaatan Sumberdaya di Wilayah Pesisir dan Laut
  7. Model Pengelolaan di Wilayah Pesisir dan Laut

Referensi :

  1. Bird, E.F.C. 1984. Coasts. Engleman. New York.
  2. Clark, J. 1974. Coastal Ecosystem: Ecological Considerations for Management of the Coastal Zone, The Conservation Foundation. Washington D.C.
  3. Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut, aset pembangunan berkelanjutan Indonesia. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
  4. Duxbury, et al. 2002. Fundamental of Oceanography (fourth edition). The Mcgraw-Hill Company. New York USA.
  5. Wibisono. 2005. Pengantar Ilmu Kelautan. PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.
  6. Nontji, A. 1987. Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.

Download

Kode: SCGE603801 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu menerapkan dan memahami konsep, melakukan serta menjelaskan teknologi Sistem Satelit Navigasi untuk berbagai bidang pemetaan, transportasi, ekonomi, dan bidang lainnya yang berkaitan dengan spasial. Mampu membedakan penggunaan Sistem Satelit untuk Navigasi dan Geodetik, serta aplikasinya dalam memahami fenomena geografi

Pokok Bahasan :

  1. Konsep Dasar Survei dan Pemetaan Menggunakan Sistem Satelit Navigasi
  2. Sejarah Sistem Satelit Navigasi dan Pemetaan Menggunakan Sistem Satelit Navigasi
  3. Menjelaskan konsep pemetaan menggunakan Sistem Satelit Navigasi
  4. Penggunaan Sistem Satelit Navigasi pada ponsel pintar
  5. Menjelaskan jenis-jenis satelit navigasi dan Lokasi seperti GPS, Glonass, Beidou, QZSS, Galileo dan satelit lainnya
  6. Konsep GNSS
  7. Aplikasi Pemetaan pada berbagai bidang (Geografi Fisik)
  8. Aplikasi Pemetaan pada berbagai bidang (Geografi Manusia atau Pengembangan Wilayah)
  9. Aplikasi Pemetaan pada berbagai bidang Aplikasi Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh

Referensi :

  1. Kraak, Menno-Jan; Ormeling, F. (2010). Visualization of Spatial Data Third Edition. In Pearson Education (Third). Edinburg Gate, London: Pearson Education Limited. (Chapter 2 dan Chapter 5)
  2. Guochang, X. ;Yan X. (2016). GPS: Theory, Algorithms and Applications (Third Edit). Berlin: Springer-Verlag Berlin Heidelberg.

Download

Kode: SCGE603803 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu menganalisis fenomena keruangan dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh radar

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dasar dan karakteristik penginderaan jauh radar
  2. Koreksi radiometrik dan geometrik pada citra radar
  3. Interpretasi citra radar secara visual maupun dijital
  4. Metode interferometri dan polarimetri untuk interprestasi citra radar
  5. Citra radar di bidang pertanahan, perairan, dan atmosfer

Referensi :

  1. Lillesand, T. M, R. W. Kiefer & Jonathan W. Chipman. 2004. Remote Sensing and Image Interpretation, 5Th Ed. John Wiley & Sons, Inc.
  2. Richards, J. A. 2009. Remote Sensing with Imaging Radar. Springer-Verlag Berlin Heidelberg.
  3. Soergel, U. 2010. Radar Remote Sensing of Urban Areas. Springer-Verlag Berlin Heidelberg.
  4. Lusch, D. P. 1999. Introduction to Microwave Remote Sensing. Center for Remote Sensing and Geographic Information Science, Michigan State University
  5. Cheney, M & Brett Borden. 2009. Fundamentals of Radar Imaging. Society for Industrial and Applied Mathematics

Download

Kode: SCGE603804 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu menganalisis objek menggunakan citra penginderaan jauh multispektral dan hiperspektral berdasarkan prinsip – prinsip dasar  penginderaan jauh

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dasar pengindraan jauh multispektral dan hiperspektral
  2. Dasar fisika pengindraan jauh multispektral dan hiperspektral
  3. Karakteristik citra pengindraan jauh multispektral dan hiperspektral
  4. Prinsip dasar pengolahan data pengindraan jauh multispektral dan hiperspektral
  5. Analisis data pengindraaan jauh multispektral dan hiperspektral

Referensi :

  1. Borengasser, Hungate and Watkins, 2007, Hyperspectral remote sensing: Principle and applications, Taylor and Francis, London
  2. Lillesand, Kiefer and Chipman, 2005. Remote Sensing and image interpretation, fifth edition, John Willey and Sons, Singapore
  3. John R Jensen. 2005. Introductory Digital Image Processing A Remote Sensing Perspective. Pearson Prentice Hall. United States of America. 2005
  4. Aronof, Stand. 2005. Remote Sensing for GIS Managers. California: ESRI Press
    Industrial and Applied Mathematics

Download

Kode: SCGE603805 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu merumuskan dan membuat manajemen basis data spasial dengan menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis

Pokok Bahasan :

  1. Konsep Dasar Manajemen Basis Data Spasial dalam SIG
  2. Manfaat dan kegunaan Manajemen Basis Data SIG
  3. Prosedur dalam Manajemen Basis Data Spasial dalam SIG
  4. Perumusan Manajemen Basis Data Spasial untuk Studi Kasus Tertentu
  5. Penerapan Prosedur MBDS dalam Pembuatan MBDS Studi Kasus Tertentu

Referensi :

  1. Supriatna, (2001), Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis. Departemen Geografi FMIPA UI, Depok, Indonesia
  2. Supriatna (2009): Sistem Informasi Geografis, Analisis & Aplikasi. Departemen Geografi FMIPA UI, Depok, Indonesia
  3. David L. Verbyla, (2002): Practical GIS Analysis, Taylor & Francis, London, UK
  4. Edy Irwansyah (2013),Sistem Informasi Geografis : Prinsip Dasar dan Pengembangan Aplikasi (2013), DIGIBOOKS, Yogjakarta, Indonesia

Download

Kode: SCGE603809 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu memberikan dalam menilai dan menelaah yang berhubungan dengan pengukuran dan deskripsi dari fitur fisik samudera, laut, pesisir, danau dan sungai, serta dengan prediksi perubahan dari waktu ke waktu, dengan tujuan utama keselamatan navigasi dan mendukung semua kegiatan laut lainnya

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Survey Hidrografi.
  2. Konsep Datum survey dan koordinat peta.
  3. Konsep datum vertical dan pasang surut air laut.
  4. Konsep sistem penentuan posisi dan navigasi
  5. Konsep pemeruman (sounding)
  6. Konsep survey side scan sonar
  7. Konsep pengolahan data
  8. Konsep manajemen proyek survey hidrografi

Referensi :

  1. Yudho, Pranoto (2020). Survey Hidrografi (Untuk Surveyor dan Praktisi Kelautan). Jogjakarta: KBM Indonesia. Penerbitbukumurah.com.
  2. Poerbandono & Djuarsah (2005). Survey Hidrografi. Bandung: PT. Refika Aditama.
  3. Pushidrosal (2019). Standar Kualifikasi Kompetensi Hidrografi dan Oseanografi dalam mendukung Survei Hidro-Oseanografi). Jakarta: Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL.
  4. BSN. (2016). Survei hidrografi menggunakan single beam echo sounder. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
  5. Fahrurrazi, D. (2011). Sistem Acuan Geodetik: dari Bigbang sampai kerangka acuan terrestrial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Download

Kode: SCGE603811 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu merumuskan hasil pengumpulan data geospasial kewilayahan berdasar pada perencanaan yang tepat, metode yang sesuai dengan konsep survei mengolah data dengan berbagai teknik dan rumus sesuai dengan prinsip-prinsip perencanaan wilayah serta melakukan analisis data untuk kemudian menyusun menjadi suatu tulisan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Survey Hidrografi.
  2. Konsep Datum survey dan koordinat peta.
  3. Konsep datum vertical dan pasang surut air laut.
  4. Konsep sistem penentuan posisi dan navigasi
  5. Konsep pemeruman (sounding)
  6. Konsep survey side scan sonar
  7. Konsep pengolahan data
  8. Konsep manajemen proyek survey hidrografi

Referensi :

  1. Yudho, Pranoto (2020). Survey Hidrografi (Untuk Surveyor dan Praktisi Kelautan). Jogjakarta: KBM Indonesia. Penerbitbukumurah.com.
  2. Poerbandono & Djuarsah (2005). Survey Hidrografi. Bandung: PT. Refika Aditama.
  3. Pushidrosal (2019). Standar Kualifikasi Kompetensi Hidrografi dan Oseanografi dalam mendukung Survei Hidro-Oseanografi). Jakarta: Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL.
  4. BSN. (2016). Survei hidrografi menggunakan single beam echo sounder. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
  5. Fahrurrazi, D. (2011). Sistem Acuan Geodetik: dari Bigbang sampai kerangka acuan terrestrial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Download

Kode: SCGE603812 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu membangun sebuah aplikasi pemetaan berbasis web atau mobile dengan memperhatikan desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX)

Pokok Bahasan :

  1. Sejarah, konsep, dan aplikasi WebGIS
  2. Komponen dasar dan arsitektur WebGIS
  3. Prinsip desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX)
  4. Konsep Mobile GIS
  5. Kombinasi data geospasial (geospatial data mashup)
  6. Aplikasi WebGIS
  7. Fungsi dan widget dalam aplikasi WebGIS
  8. Dasbor operasional
  9. Bercerita dengan data geospasial
  10. Publikasi aplikasi WebGIS
  11.  

Referensi :

  1. Fu, Pinde & Jiulin Sun. 2011. Web GIS: Principles and Applications. California: ESRI Press

  2. Neumann A. (2016) Web Mapping and Web Cartography. In: Shekhar S., Xiong H., Zhou X. (eds) Encyclopedia of GIS. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-23519-6_1485-2
    Robson, R & Eric Freeman. 2005. Head First HTML with CSS & XHTML. O’Reilly Media, Inc.

  3. Fu, Pinde. Getting to Know Web GIS, fourth edition. 2020. ESRI Press

  4. Harder. C. & Clint Brown. 2017. The ArcGIS Book: 10 Big Ideas about Applying The Science of Where. ESRI Press.

  5. Duvander, A. 2010. Map Scripting 101: An Example-Driven Guide to Building Interactive Maps With Bing, Yahoo!, and Google Maps. San Francisco: No Starch Press, Inc.

  6. W. Tang & J. Selwood, Connecting Our World: GIS Web Service. 2003. ESRI Press.

Download

Kode: SCGE603816 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu merumuskan dan membuat komputasi dan kustomisasi dengan Sistem Informasi Geografis. Bahasa pemograman yang digunakan adalah Python dalam platform Google Colab.

Pokok Bahasan :

  1. Teori dasar geokomputasi dan kustamisasi
  2. Teori cloud computing, geospatial rest-api, cloud geodatabase
  3. Teori Dasar python: variable, data structure, operasi matematika, loop, dan kondisi
  4. Teori Library python untuk data spasial: OGR, geopandas, arcpy, arcgis, rasterio, scripy, shapely. fiona
  5. Teori Arcgis API
  6. Teori Machine learning untuk data spasial
  7. Teori Deep learning untuk data spasial

Referensi :

  1. Suyanto, K. N. R., & Mandala, S. (2019). Deep Learning Modernisasi Machine Learning Untuk Big Data. Informatika.
  2. Purnama. B. (2019). Pengantar Machine Learning. Infromatika
  3. Lawhead, J. (2019). Learning Geospatial Analysis with Python: Understand GIS fundamentals and perform remote sensing data analysis using Python 3.7. Packt Publishing Ltd.
  4. Yahya Heryadi dan Edy Irwansyah (2018) Deep Leraning dan Aplikasinya di Bidang Geospasial

Download

Kode: SCGE603819 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu menerapkan dan menganalisis konsep suatu project pemetaan topografi/batimetri, persiapan lapangan,  penentuan koordinat, azimuth awal, pengukuran lapangan, dan pemetaan batimetri, serta penggambaran topografi dan batimetri

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Pemetaan Topografi
  2. Konsep Pemetaan Topografi (Darat)
  3. Metode Pengukuran (Survey Lapang, Penunjukkan Batas dan Pematokan, Pengukuran Area, Processing Data, Penggambaran, Laporan)
  4. Analisis Cut and Fill
  5. Analisis Regional Pemetaan Topografi
  6. Konsep dan Teknologi Pemetaan Batimetri
  7. Penjelasan Konsep Pemetaan Batimetri (Perairan) (Survey Lapang, Penunjukkan Batas area pengukuran, Pengukuran Area, Processing Data, Penggambaran, Laporan
  8. Analisis Topografi dasar perairan
  9. Analisis regional pemetaan batimetri

Referensi :

  1. Frick, H. (1979). Alat Ukur Tanah dan Penggunaannya. Yogyakarta: Yayasan Kanisius, Senopati.
  2. Keats, D. (2001): Cartographic Desain and Production. London: John Wileys & Sons.
  3. Jupp, D.L.B. (1988). Background And Extensions To Depth Of Penetration (DOP) Mapping In Shallow Coastal Waters. In: Proceedings Of The Symposium On Remote Sensing Of The Coastal Zone, Gold Coast, Queensland, Australia, pp. IV.2.1 – IV.2.19, September 1988.
  4. Poerbandono dan Djunasjah. (2005). Survei Hidrografi. Refika Aditama, Bandung. Sasmita, D. K., 2008, Aplikasi Multibeam Echosounder (MBES) untuk Keperluan Batimetrik. Skripsi, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Bandung, Bandung. 
  5. Soeprapto. (2001). Survei Hidrografi. Gadjah Mada University Press, Yoyakarta.

Download

Kode: SCGE603820 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu memberikan penelaahan, analisis dan pemodelan yang berkaitan dengan survey, pemetaan dan penginderaan jauh (PJ) untuk perairan darat dan laut, interpretasi pesisir samudera, estuary, variasi kedalaman, dan kualitas air. Pemodelan PJ pada perairan

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar penginderaan jauh perairan. 
  2. Konsep survey, pemetaan dan penginderaan jauh (PJ) untuk perairan darat.
  3. Konsep survey, pemetaan dan penginderaan jauh (PJ) untuk perairan laut.
  4. Konsep dan praktek interpretasi dan analisis PJ pada pesisir samudera. 
  5. Konsep dan praktek interpretasi dan analisis PJ pada Estuary
  6. Konsep dan praktek interpretasi dan analisis PJ pada variasi kedalaman laut (batimetri)
  7. Konsep dan praktek interpretasi dan analisis PJ pada kualitas air
  8. Konsep dan praktek pemodelan PJ pada perairan

Referensi :

  1. Charles W. Finkl Christopher Makowski (editors) (2014). Remote Sensing & Modeling: Advances in Coastal and Marine Resources. Switzerland: Springer International Publishing.
  2. Aronof, Stand. 2005. Remote Sensing for GIS Managers. California: ESRI Press
  3. John R Jensen. 2005. Introductory Digital Image Processing A Remote Sensing Perspective. Pearson Prentice Hall. United States of America. 
  4. Purwadhi, F. Sri. 2001. Interpretasi Citra Dijital. Jakarta : Grasindo
  5. John A. Richards. 1995. Remote Sensing Digital Image Analysis An Introduction. Australia : Campbell ACT 2600.

Download

    1.  

Kode: SCGE603821 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu merancang implementasi metode penginderaan jauh dalam studi dinamika wilayah urban dan rural berbasis perangkat lunak dan cloud computing yang bersifat sederhana.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep PJ_DWU
  2. Sensor dan Sistem PJ_DWU Aktif dan Pasifuntuk karalkteristik fisik
  3. Sensor dan Sistem PJ_DWU Aktif dan Pasifuntuk karalkteristik sosek
  4. Algoritma dan teknik untuk ekstraksi atribut urban (Deep learning, and GEE) 
  5. Algoritma dan teknik untuk ekstraksi atribut urban (Multi-sensor and multi-scale for urban environment)
  6. Aplikasi Lingkungan Urban (pemetaan emisi karbon, mikro-climate urban)
  7. Aplikasi Lingkungan Urban (monitoring polusi Urban dengan PJ)
  8. Aplikasi Lingkungan Urban (Green infrastructure)
  9. PJ dan SDGs (Green space/LTH, public recreation space)
  10. PJ dan SDGs (urban climate, LST and other indexes)
  11. Studi Kasus dan Disseminasi Hasil

Referensi :

  1. Xiaojun X. Yang (2021) Urban Remote Sensing: Monitoring, Synthesis and Modeling in the Urban Environment, Wiley-Blackwell. 
  2. Mangalasseril Mohammad Anees, Deepika Mann, Mani Sharma, Ellen Banzhaf, and Pawan K Joshi; Assessment of Urban Dynamics to Understand Spatiotemporal Differentiation at Various Scales Using Remote Sensing and Geospatial Tools; Remote Sens. 2020, 12(8), 1306; https://doi.org/10.3390/rs12081306
  3. Cheng Li (2014); Monitoring and analysis of urban growth process using Remote Sensing, GIS and Cellular Automata modeling: A case study of Xuzhou city, China; https://core.ac.uk/download/pdf/46915947.pdf 
  4. Kerle, N., Jenssen, L. L. F., and Hurneman, G. C. (eds)  (2004) Principles of Remote Sensing – ITC Educational Textbook Series. The Netherland: ITC.
  5. Lillesand, T. M., Kiefer, R. W., Chipman, J. (2008) Remote sensing and Image Interpretation. 6th. NY: John Wiley and Sons.
    1.  

Kode: SCGE603822 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu merancang implementasi metode penginderaan jauh dalam studi dinamika iklim regional berbasis perangkat lunak dan cloud computing yang bersifat sederhana

Pokok Bahasan :

  1. Konsep PJ_Iklim regional
  2. Sensor dan Sistem PJ_Aktif dan Pasif untuk mendapatkan dataset komponen iklim
  3. Algoritma dan teknik untuk ekstraksi atribut komponen iklim (Deep learning, and GEE) 
  4. Aplikasi pemantauan komponen iklim regional (kondisi atmosfer)
  5. Aplikasi pemantauan komponen iklim regional (kondisi litosfer)
  6. Aplikasi pemantauan komponen iklim regional (kondisi osenaografi)
  7. Studi Kasus dan Disseminasi Hasil

Referensi :

  1. Beniston, M., & Verstraete, M. (2001). Remote Sensing and Climate Modelling : Synergies and Limitation. New York: Kluwer Academic Publishers.
  2. Vaughan, R., & P.Cracknell, A. (1994). Remote Sensing and Global Cliamte Change. Berlin: Proceedings of the NATO Advanced Study Institute on Remote Sensing and Global Climate Change, held at Dundee, Scotland.
    Automata modeling: A case study of Xuzhou city, China; https://core.ac.uk/download/pdf/46915947.pdf
  3. Kerle, N., Jenssen, L. L. F., and Hurneman, G. C. (eds) (2004) Principles of Remote Sensing – ITC Educational Textbook Series. The Netherland: ITC.
  4. Lillesand, T. M., Kiefer, R. W., Chipman, J. (2008) Remote sensing and Image Interpretation. 6th. NY: John Wiley and Sons.

Download

    1.  

Kode: SCGE603823 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu memvalidasi data dan informasi geografis
  2. Mampu mengemas ragam informasi geografis secara efektif dalam bentuk visual, verbal, dan tekstual bagi pihak yang relevan

Tujuan :

Mampu menelaah, menganalisis dan mensintesis aplikasi penginderaan jauh untuk kajian ekosistem lahan secara spasial dan temporal, melalui kajian spasial tentang ekosistem lanskap, teknologi PJ dan SIG untuk kajian spasial monitoring penutupan/penggunaan lahan, karakteristik vegetasi, ekosistem lingkungan pantai dan laut, lahan basah (wetland)/rawa, estuary, dan ekosistem danau/situ/waduk.

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar PJ/SIG Ekosistem Lahan
  2. Konsep dasar ekosistem lanskap.
  3. Konsep dan kajian pola lanskap secara spasial.
  4. Kajian model lanskap pada ekosistem.
  5. Analisis dan sintesa monitoring penutupan/penggunaan lahan dengan teknologi SIG/PJ.
  6. Analisis dan sintesis karakteristik vegetasi di berbagai bentuk lahan dengan teknologi PJ/SIG.
  7. Analisis dan sintesis monitoring ekosistem lingkungan pantai dan laut dengan teknologi PJ/SIG.
  8. Analisis dan sintesis monitoring ekosistem lahan basah dengan teknologi PJ/SIG.
  9. Analisis dan sintesis monitoring ekosistem estuari dengan teknologi PJ/SIG.
  10. Analisis dan sintesa monitoring ekosistem danau/waduk/situ dengan teknologi SIG/PJ.
  11.  

Referensi :

  1. Monica G. Turner Robert H. Gardner (2015). Landcape Ecology in Theory and Practice (Second Edition). Springer New York Heidelberg Dordrecht London © Springer-Verlag New York.
  2. Ned Horning, Julie A. Robinson, Eleanor J. Sterling, Woody Turner, and Sacha Spector (2020-online). Remote Sensing for Ecology and Conservation: A Handbook of Techniques. Oxford University Press.
  3. Lopez, Ricardo, and Frohn, Robert (2019). Remote Sensing for Landscape Ecology: New Metric Indicators. CRC Press
  4. Latifi, Hooman and Valbuena, Ruben (2019). 3D Remote Sensing Applications in Forest Ecology. Mdpi
  5. Tarolli, Paolo and Mudd, Simon (2020). Remote Sensing of Geomorphology. Springer
  6. Almo Farina (1998). Principles and Methods in Landscape Ecology. Chapman and Hall, 2-6 Boundary Row, London SE1 8HN, HK.
  7. Charles W. Finkl Christopher Makowski (editors) (2014). Remote Sensing & Modeling: Advances in Coastal and Marine Resources. Switzerland: Springer International Publishing.
  8. Berbagai Paper Internasional: Modelling landscape-scale habitat use using GIS and remote sensing.

Download

  1.  

Kode: SCGE603901 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menelaah keterkaitan antara manusia dan tempat

Pokok Bahasan :

  1. Geografi Kebudayaan
  2. Tempat dan Budaya
  3. Diferensiasi dan representasi ruang

Referensi :

  1. J. Bonnemaison. Culture and Space, Conceiving a New Cultural Geography. 2005. IB Tauris
  2. J. Wylie. Landscape. 2007. Routledge
  3. J. Anderson. Understanding Cultural Geography: Places and Traces. 2010. Routledge.

Kode: SCGE603902 (3 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu untuk melakukan analisis kekuasaan, pengelolaan serta pengembangan pada ruang ekologis.

Pokok Bahasan :

  1. Pengertian sistem ekologi.
  2. Dampak sistem ekologi terhadap lingkungannya.
  3. Sistem ekologi sebagai sebuah ruang.
  4. Pengelolaan ruang ekologis.
  5. Penguasaan ruang ekologis.
  6. Bentuk ideal sebuah ruang ekologis.
  7. Perbandingan ruang ekologis ideal dengan ruang ekologis di wilayah masing – masing.
  8. Dampak pengelolaan ruang ekologis.

Referensi :

  1. Eugena P.Odum, Fundamentals of Ecology, Saunders Philadelphia,1971
  2. W.B.Claphalm, Jr.,Natural Ecosystems, Mc.Milan Publishing Co., Inc.New York, Collier Mac Millan Publishers London
  3. Joseph M.Moran, Michael Morgan & James H.Wiersma, Introduction to Environmental Science, W.H.Freeman and Company N.Y.1986
  4. S.J.Mc.Naughton & Larry L. Wolf, Ekologi Umum, Penerjemah: Sunaryo Pringgoseputro, Srigandono, Editor: Sudarsono, Gajah Mada University Press 1990
  5. Oliver S. Owen, Natural Resource Conservation, An Ecological Approach. Mc.Millan Publishing Co.,Inc.New York, Collier Mc.Millan Publishers London, 1985
  6. Whitten, T., R.E. Soeriaatmadja. S.A. Afiff. 1999. Ekologi Jawa dan Bali. Seri Ekologi Indonesia Jilid 2. Prenhallindo. Jakarta
  7. Soemarwoto, O. Ekologi dalam Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Download

Kode: SCGE603907 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu menelaah dan menganalisis prinsip dasar dan analisis data sejarah secara keruangan, mengidentifikasi, memvalidasi, dan menilai/memaknai kebutuhan, manfaat dan kegunaan data geografi sejarah (dengan sudut pandang keruangan), sebagai bahan analisis spasial dan refleksi pemajuan kebudayaan

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Geografi Sejarah
  2. Sumber Data dasar Geografi Sejarah
  3. Pemetaan Sejarah dari data sekunder maupun primer dan data pendukungnya
  4. Sejarah Indonesia : Latar Belakang Geografi (letak strategis, Iklim, Negara Kepulauan dan Sumberdaya Alam, Sumberdaya Budaya)
  5. Ilmu pengetahuan alam dan pengungkapan data sejarah 
  6. Sejarah kebudayaan Indonesia dan peradaban yang merupakan cerlang budaya bangsa Indonesia.
  7. Sejarah migrasi umat manusia,
  8. Sejarah Bahasa, Agama di Indonesia 
  9. Sejarah Seni dan Teknologi bangsa Indonesia
  10. Sejarah perjalanan  perjuangan menuju persatuan bangsa dan kemerdekaan Indonesia
  11. Rekonstruksi sejarah kebudayaan Indonesia sebagai pelajaran peradaban Indonesia masa datang.

Referensi :

  1. Abeyasekere, Susan., 1987., Jakarta a history, Oxford University Press.,New York.
  2. Al-Faruqi, Ismail dan Lois Lamya Al-Faruqi, 1998,. Atlas Budaya Islam; Menjelajah Khazanah Peradaban Gemilang. terj, Mizan,. Bandung
  3. Butlin, R.A, 1993., Historical Geography; trough the gates of space and time, Loughborough University of technology, Arnold, London.
  4. Hodder, Ian., 1986., Reading the past;current approaches to interpretation in archaeology., Cambridge University Press, New York.
  5. Made, I Made, 1985, Geografi Regional Indonesia, Jurusan geografi FMIPA Universitas Indonesia, Jakarta.
  6. Rapp, G.jr., and Christoper L. Hill, 1998, Geoarchaeology, Yale university Press, New Haven and London.
  7. Soejono, R.P, 1982,. Sejarah Nasional Indonesia, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta
  8. Soekmono, R., 1973, Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia, Penerbit Kanisus, Yogyakarta.
  9. Tim Deputi Bidang Pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan, 2004. Visi, Misi dan Strategi Pemajuan Kebudayaan Nasional Indonesia, KemenParbud RI.
  10. Kemendikbud, 2007. Undang-Undang NOMOR 5 TAHUN 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan.
  11. Steele F (1981). The sense of place. CBI Publishing Company, Inc.
  12. Tuan YF (1974) Topophilia. Englewood Cliffs, NJ. Prentice-Hall.
  13. Tuan YF (1977) Space and Place: The Perspective of Experience. London: Edward Arnold.

Download

Kode: SCGE603908 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mampu melakukan analisis terhadap proses dan pola keruangan penyakit serta pelayanan dan strategi perencanaan kesehatan berbasis kondisi fisik dan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dan Ruang Lingkup Geokes
  2. Teori Ekologi Penyakit 
  3. Teori Difusi Penyakit 
  4. Pendekatan spasial untuk masalah Kesehatan
  5. Kondisi Sosial –Ekonomi dan masalah Kesehatan
  6. Kondisi Budaya dan masalah Kesehatan
  7. Politik dan masalah Kesehatan
  8. Pelayanan Kesehatan
  9. Perencanaan Kesehatan

Referensi :

  1. Anthamatten. Peter and Helen Hazen (2011). An Introduction to the geography of health. Routledge, London and New York
  2. Albery. Lan P and Marcus Munafo (2008). Key Concepts in Health Psychology. Sage L.td. London
  3. Albert. Donald P, Wilbert M. Gesler, Barbara levergood (2005). Spatial Analysis GIS and Remote Sensing Applications in The Health Sciences.  Ann Arbor Press, Chelsea, Michigan USA.
  4. Azwar,A. (1997). Pengantar Epidemiologi. Binarupa Aksara, Jakarta
  5. Barton Hugh & Catherine Tsourou (2000). Healthy Urban Planning.. London And New York.
  6. Cockerham. William C. (2010). Medical Sociology. Prentice Hall. London
  7. Fitzpatrick. Kevin and Mark LaGory (2011). Unhealthy Cities Poverty, Race and Place in America. Routledge, New York, USA.
  8. Glanz, Karen, Barbara K. Rimer, K. Viswanath (2008). Health Behavior and Health Education.  Theory, Reseach and Practice. Jossey – Bass, San Francisco, USA.
  9. Haggett, Peter (2001). Geography A Global Synthesis. Prentice Hall, England.
  10. Hagget. Petter (2000).  Advance Geography. Prentice Hall, England
  11. Hetzel,BS (199..) Basic Health Carein Developing Countries. Epidemiologi Perspective, Oxford University, New York.
  12. Joseph,A.E & Philips (199 .). Accessibility and Utilization Geographical Perspective On Health Care Delvery. Harper& Row New York.
  13. Kearns,. Robin A & Wibert M. Gesler (2005). Culture/ Place/ health.  Routledge, London and New York.
  14. Konicki Di Lorio. Colleen (2005). Measurement in Health Behavior. Method for Research and Education. Jossey – Bass. San Fransisco, USA
  15. Lai. Poh-Chin, Fun-Mun So, Ka-Wing Chan (2009). Spatial Epidemiological Approaches in Disease Mapping and Analysis. CRC Press. USA
  16. Kawachi. Ichiro, Btuce P. Kennedy, Richard G. Wilkinson (1999) The Society and Population Health, Reader. Income inequality and health. The New Press, New York USA.
  17. Milun. Kathryn (2007). Pathology of Modern Space. Routledge, London and New York
  18. Liliweri. Alo (2007) Dasar-Dasar Komunikasi Kesehatan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
  19. Pacione Micheael. Medical Geography Progress and Prospect. Croom Helm; London
  20. Philip, D R. Contemporary Issues in The Geography of Health Care. Geo Abstract LTD, University of East Anglia, England.
  21. Stimson, Rj. Research Design and Methodologic All Problems in The Geography. Flinders University, Adelaide Australia
  22. Sutrisna, B (1999..). Pengantar Metode Epidemiologi. Binarupa Aksara, Jakarta.
  23. Slamer Riyadi, AL (199..). Pengantar Kesehatan  Lingkungan.. Karya Anda, Surabaya Indonesia    
  24. Taylor. Shelley E. (2012) Health Psychology. Mc Graw Hill, Singapore
  25. Tabibzadeh. I, A Rossi-Espagnet, R. Maxwell . Spotlight on The Cities. World Health Organization. Geneva, Switzerland.
  26. Winston, VH & Sons. Applied Medical Geography. Halsted Press New York.

Download

Kode: SCGE603910 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Setelah mengikuti mata kuliah ini, Mahasiswa mampu untuk mengidentifikasi dan menganalisis persebaran dan dampak kegiatan industri sebagai bentuk gejala kehidupan manusia dan interaksinya dengan alam dalam menciptakan kehidupan dalam bidang industri yang produktif secara keruangan.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep industri dalam pendekatan geografi
  2. Faktor produksi dan Faktor Lokasi
  3. Orientasi Industri
  4. Konsep teori ekonomi keruangan dalam industry dengan metode LQ, SSA dan IS
  5. Kebijakan Industri
  6. Analisis Dampak Lingkungan
  7. Metode Dampak Industri
  8. Pola sebaran industri

Referensi :

  1. Bale, J., 1984. The location of manufacturing industry : an introduction approcah. Hongkong : Wing King  Tong Co. Ltd. 

  2. Berry, B.J.L., E.C. Conkling, and D.M. Ray. 1997. The global economy in transition. New York : Prentice Hall International, Inc

  3. Smith, D.M., 1981. Industrial location : an economic geographical analysis. Toronto : John Wiley & Sons

  4. Andrew Leyshon and Nigel T. (1997).  Money Space. Geograpies of Monetery Transformation. Routledge. London and New York

  5. Sukanto, R and Brojdonegoro, ABP. (19920. Ekonomi Lingkungan. BPFE, Yogyakarta.

Download

Kode: SCGE603911 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mahasiswa mampu mengembangkan gagasan model transportasi berkelanjutan yang tepat sesuai dengan karakteristik wilayahnya

Pokok Bahasan :

  1. Fenomenatransportasi di wilayah urban dannon urban
  2. Spatial organisasi dan transportasi
  3. Aksesibilitas dan mobilitas
  4. Bangkitan dan tarikan perjalanan
  5. Moda Transportasi
  6. Pola permintaan dan penawaran pergerakan dan karakteristik kebutuhan pelanggan
  7. Transportasi dan dampaknya
  8. Model transportasi berkelanjutan yang tepat sesuai dengan karakteristik wilayahnya

Referensi :

  1. Boyce, R.R. (ed). 1980. Geography as Spatial Interaction

  2. Rodrigue,J-P; C. Comtois, B. Slack. 2013. The Geography of Transportation System. Routledge. New York. 

  3. Taaffe, E.J. H.L. Gauthier, M.E. O’Kelly. 2000. Geography of Transportation. Prentice Hall

Download

Kode: SCGE603913 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Mahasiswa mampu menyimpulkan dan memberikan penilaian tentang  kegiatan pertanian yang terjadi di suatu lokasi berkait dengan kondisi kondisi Geografisnya. Termasuk membahas isu lingkungan ,  kebijakan pertanian, serta masyarakat sebagai  pelaku kegiatan pertanian beserta aspek-aspek yang mempengaruhi terjadinya  pola-pola tersebut di muka bumi

Pokok Bahasan :

  1. Konsep Dinamika Pertanian
  2. Jenis dan cara pengusahaan pertanian
  3. Jenis dan tingkat Industri Pertanian pertumbuhan usaha pertanian dalam berbagai skala dan faktor pendukungnya
  4. Kebijakan  dalam pembangunan pertanian dan kondisi pertanian di Indonesia dengan fakta dukungan politik pemerintah

Referensi :

  1. Armbruster Walter J.2013.    US Programme Affecting Food and Agricultural Marketing. Springer. New York
  2. Ben Lowe.2009. Green Revolution: Coming Together to Care for Creation.  InterVarsity Press,  Downer Grow, Illionis
  3. Food Association Oraganization [FAO], 2003. World Food Atlas 1999-2001, FAO.
  4. Fritz J. Häni, László Pintér and Hans R. Herren. 2007.Sustainable Agriculture: From Common Principles to Common Practice. Proceedings and outputs of the first Symposium of the International.the International Institute for Sustainable Development. Switzerland.
  5. Grigg David. 1995. An Introduction to Agricultural Geography. Second edition first published 1995.by Routledge. 11 New Fetter Lane, London EC4P 4EE
  6. Guy Robinson 2004.  Geographies of Agriculture: Globalisation, Restructuring and Sustainability.Prentice Hall. London
  7. Pidwirny, Michael. 2004. Fundamentals of Physical Geography. Department of Geography, Okanagan University College
  8. Suhardjo. A.J. 2008. Geografi Pedesaan. Ideas Media. Yogyakarta
  9. Sri Hardiyanti Purwadi.dkk.2015. Aplikasi Penginderaan Jauh Sistem Informasi Geografis. Polimedia Publishing. Jakarta

Download

Kode: SCGE603915 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu menganalisis sumberdaya fisik (alam) maupun manusia secara sistematik dan spasial untuk kegiatan pariwisata, dampak aktivitas pariwisata, serta perencanaan pariwisata sesuai skala ruang.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep dan ruang lingkup Geografi pariwisata

  2. Sistem spasial pariwisata

  3. Sistem ekonomi pariwisata

  4. Sumberdaya fisik untuk pariwisata

  5. Unsur landeskap untuk pariwisata:

Referensi :

  1. Burton, R. 2000. Travel Geography. Pitman Publishing. USA
  2. Williams, S. 2009. Tourism Geography – A new synthesis. Routledge Taylor & Francis Group. London and New York.

Tambahan:

  1. Crouch, D. 2001. Leisure/Tourism Geographies. Routledge. London.
  2. Gosling, S and C. Michael Hall. 2006.tourism and Global Environmental Change – Ecological, Social, Economic, and Political Interrelationships. Routledge Taylor & Francis Group. London and New York.
  3. Gunn, C.A. 2002. Tourism Planning: Basics, Conceptes, Cases.. Routledge. London.
  4. Darsoprajitno H Soewarno, 2002. Ekologi Pariwisata. Bandung: Angkasa

Download

Kode: SCGE603917 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menilai permasalahan sumberdaya kehidupan berdasarkan prosedur kerja geografis
  2. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan

Tujuan :

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu untuk memadukan gejala mutakhir perkembangan perkotaan  dan konsep kota masa depan dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

Pokok Bahasan :

  1. Urbanisasi saat ini dan yang akan datang
  2. Isu-isu perkotaan global dan lokal
  3. Konsep dan ciri kota global
  4. Fenomena megacity negara maju vs berkembang
  5. Trend perkotaan mutakhir (green city, smart city, digital city, dsb)
  6. Digitalisasi ruang kota dan kemunculan micro cities
  7. Urbanisme dan kehidupan urban
  8. Problematika sosial ekonomi kota global
  9. Manajemen kota masa depan dan pembangunan berkelanjutan

Referensi :

  1. Hall, T. & H. Barret. (2012). Urban Geography.  Routledge
  2. Pacione, M. (2009). Urban Geography, A Global Perspective. Routledge

Kode: SCGE603918 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu membuat model perilaku individu, komunitas dan masyarakat dalam berinteraksi dengan ruang dalam perspektif ruang fisik dan non fisik.

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar perilaku keruangan
  2. Perkembangan ilmu geografi dan munculnya interest pada studi perilaku keruangan
  3. Masa depan studi perilaku keruangan
  4. Budaya dan perilaku dalam perspektif ruang
  5. Psikologi sosial
  6. Pengambilan keputusan dalam perspektif perilaku keruangan
  7. Perkembangan perlunya Mixed Method
  8. Perilaku Keruangan: Lingkungan
  9. Perilaku Keruangan: Transportasi dan Migrasi 
  10. Perilaku Keruangan: Ekonomi dan Pemasaran
  11. Perilaku Keruangan: Hukum, Politik dan Kriminal

Referensi :

  1. Golledge R.G. dan Stimson R.J., 1997. Spatial Behavior: A Geographic Perspective, The Guilford Press, New York

  2. Scharmer, Otto, dan Katrin Kaufer, 2013. Leading From The Emerging Future; Applying Theory U to Transforming Business, Society, and Self. Berrett Koehler Publishers, San Francisco

  3. Senge, Peter, 2006. The Fifth Discipline; The Art & Practice of the Learning Organization, Currency Doubleday, New York

  4. Vietor, H.K. Richard, 2007. How Countries Compete, Strategy, Structure, and Government in the Global Economy, Harvard Business School, Boston

Download



Kode: SCGE603920 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Kode: SCGE603921 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Setelah mengikuti mata kuliah ini, Mahasiswa akan dapat merancang dan merencanakan kegiatan inovasi dan kreativitas lokal pada wilayah perkotaan (C6)

Pokok Bahasan :

  1. Pengantar Mata Kuliah Inovasi dan Kreatif Lokal Inovasi dan Membangun Ide
  2. Dari Ide ke Realita (From Ideas to Reality)
  3. Kelembagaan Inovasi
  4. Inovasi dan Pertumbuhan Ekonomi, dan Inovasi dalam perspektif Teritorial
  5. Teori dan Strategi Inovasi (Sistem Inovasi Regional dan Nasional) Studi Kasus  Inovasi

Referensi :

  1. Cooper, Robert G., 2001. Winning at New Product; Accelerating From Ideas to Launch, (3rd edition) Perseus Publishing, Cambridge.
  2. Drucker, Peter F., 1993. Innovation and Entrepreneurship , Harper Business, New York.
  3. Hammel, laury dan Gun Denhart,  Growing Local Value; How to Build Business Partnerships that Strengthen  Your Community, The Social Venture Network Series, BK Publisher Inc., San Francisco.
  4. Hesselbein, F. dan Rob Johnston (eds.),  2005. On Creativity, Innovation, and Renewal, (terjemahan)  PT Elex Media Komputindo, Jakarta.
  5. Kim, W. Chan dan Renee Mauborgne, 2013. Blue Ocean Strategy. (terjemahan) Serambi,Jakarta.
  6. Kim, Linsu dan Richard R. N., 2000. Technology, Learning & Innovation; Experiences of Newly Industrializing Economics, Cambridge University Press, Cambridge.
  7. Landry, Chaeles, 2005. The Creative City; A Toolkit  for Urban Innovators, Earthscan, London.
  8. Lee, Yong S.(ed.), 1997. Technology Transfer  and Public Policy. Quorum Books, Westport.
  9. Menko Ekuin, 2011. Master Plan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI)  2011-2025.Menko Ekuin. Jakarta.
  10. Ohmae, Kenichi, 2000. The Invisible Continent; Four Strategic Imperatives of the New Economy, Nicholas Brealey Publishing, London.
  11. Sasmojo, Saswinadi, 2004.  Sains, Teknologi & Pembangunan, ITB, Bandung.
  12. Scharmer, Otto, dan Katrin Kaufer, 2013. Leading From The Emerging Future; Applying Theory U to Transforming Business, Society, and Self. Barrett Koehler Publishers, San Francisco.
  13. Senge, Peter, 2006. The Fifth Discipline; The Art & Practice of the Learning Organization, Currency Doubleday, New York.
  14. Vietor, H.K. Richard, 2007. How Countries Compete, Strategy, Structure, and Government in the Global Economy, Harvard Business School, Boston.

Download

Kode: SCGE603922 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Setelah menempuh mata kuliah Teritorialisasi dan kontestasi SDA, Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis pengaruh muka bumi terhadapa kehidupan manusia secara spasial di wilayah tropis dan mampu menganalisis pola adaptasi penduduk kepulauan tropis terhadap perubahan lingkungan dan perkembangan teknologi.

Pokok Bahasan :

  1. Konsep SDA, The Tragedy of the Common
  2. Klasifikasi dan sebaran SDA
  3. Daya dukung & daya tampung
  4. Valuing the environments
  5. Power relation of Natural resources dalam bingkai ekologi politik: Property rights, stakeholder analysis, externalities, & the environmental problems
  6. Isu mutakhir dan konflik SDA: Perubahan penggunaan lahan, Ketahanan Air, ketahanan energy, spatial justice, konservasi dan manajmen SDA, kebijakan terkait SDA, & SDGs

Referensi :

  1. Tietenberg & Lewis 2014, Environmental & Natural Resource Economics
  2. Korf, B. 2011. Resources, violence and the telluric geographies of small wars. Progress in Human Geography 35(6):733-756.
  3. McCarthy, J.F. 2007. The Demonstration Effect: Natural Resources, Ethnonationalism and the Aceh Conflict. Singapore Journal of Tropical Geography (28) 314-333.
  4. Peluso, N.L. and Watts, M. (eds.). 2001b. Violent Environments. Cornell University Press, Ithaca.
  5. Pichler, et.al., 2021, The social and ecological costs of reforestation. Territorialization and industrialization of land use accompany forest transitions in Southeast Asia
  6. UNEP 2015, Natural Resources and Conflict
  7. UNEP 2009, From Conflict to Peacebuilding: The Role of Natural Resources and the Environment
  8. Hardin, Tragedy of the Common, https://www.econlib.org/library/Enc/TragedyoftheCommons.html

Download

Kode: SCGE603923 (2 sks)

Capaian Pembelajaran :

  1. Mampu menafsirkan interdependensi manusia-lingkungan berdasarkan perspektif keruangan
  2. Mampu merumuskan pendapat berdasarkan fakta dan teori geografis

Tujuan :

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menilai penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan secara spasial berdasarkan konsep-konsep politik ekologi

Pokok Bahasan :

  1. Kedudukan politik ekologi dalam studi geografi
  2. Politik ekologi dalam konteks global dan lokal
  3. Teori, pendekatan, dan lingkup politik ekologi
  4. Pembangunan berkelanjutan dalam konteks politik ekologi
  5. Konsep social dan environmental (in) justice
  6. Komodifikasi lingkungan dan krisis ekologi 
  7. Politik ekologi dalam praktek pembangunan
  8. Politik ekologi negara kepulauan

Referensi :

  1. Zimmerer, Karl S. and Bassett, Thomas J. 2003. Political Ecology: An Integrative Approach to Geography and Environment-Development Studies. The Guilford Press: New York.

  2. Robbins P. 2004. Political Ecology: Critical Introductions to Geography. Blackwell Publishing: Oxford University.

  3. Balasubramanian, A. 2013. Ecology and Geography. University of Mysore: India.

  4. Bryant. L. Raymon & Sinead, Bailey. 2000. Third World Political Ecology. Routledge: London.

  5. Forsyth, T. 2003. Critical Political Ecology: The Politics of Environmental Science. Routledge: London.

Download

Kode: SCGE603924 (2 sks)

id_IDIndonesian