Pelestarian Pohon Terancam Punah Jadi Fokus Disertasi Doktor FMIPA UI

January 7, 2026

Depok, 7 Januari 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menggelar sidang terbuka promosi doktor program studi Biologi dengan promovendus Aulia Hasan Widjaya. Acara berlangsung, pada Rabu (7/1), di Aula Prof. Dr. G.A. Siwabessy FMIPA UI, Depok.

Aulia mempresentasikan disertasi berjudul “Strategi Konservasi Dehaasia pugerensis Koord. & Valeton (Lauraceae), Pohon Terancam Punah Endemik Jawa Timur, Indonesia”, yang menyoroti upaya pelestarian pohon langka endemik Hutan Puger, Jember, Jawa Timur. Pohon ini masuk kategori kritis menurut IUCN dan hanya ditemukan di wilayah tersebut.

Penelitian Aulia menggunakan pendekatan lintas disiplin berbasis ekologi, genetik, genomik, dan konservasi. Ia berhasil memetakan kondisi populasi, struktur komunitas, keragaman genetik, serta strategi perbanyakan pohon untuk mendukung kelestarian spesies langka ini.

“Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan lintas disiplin untuk melindungi D. pugerensis, spesies relik yang adaptif terhadap hutan karst semi-kering, namun sangat sensitif terhadap gangguan habitat,” ujar Aulia. Ia juga mengusulkan strategi konservasi seperti perlindungan habitat, pengendalian spesies invasif, serta teknik perbanyakan vegetatif dan kultur jaringan.

Hasil kajian vegetasi menunjukkan keanekaragaman hayati tinggi di habitat D. pugerensis, dengan 90 spesies dari 85 genus dan 35 famili, mencakup lebih dari 1.300 individu. Namun, lebih dari separuh spesies hanya diwakili 1–2 individu, menandakan struktur komunitas yang rentan terhadap kepunahan lokal. Analisis molekuler melalui DNA barcoding dan genom kloroplas menegaskan identitas D. pugerensis dan potensi marker molekuler untuk konservasi genetik.

Upaya konservasi praktis juga dilakukan melalui perbanyakan vegetatif stek pucuk, dengan keberhasilan tertinggi 57% dan pertumbuhan tercepat dalam 37 hari. Pendekatan ini menunjukkan potensi konservasi ex situ sebagai pelengkap perlindungan in situ di habitat alami.

Aulia menekankan bahwa pelestarian D. pugerensis bukan sekadar menyelamatkan satu spesies, tetapi juga menjaga cabang evolusi penting sekaligus fungsi ekologis hutan tropis. “Melindungi pohon ini berarti menjaga ekosistem hutan secara menyeluruh,” ujarnya.

Berkat penelitian ini, Aulia berhasil meraih gelar Doktor dengan predikat Cum Laude, dibimbing Dr. Dra. Andi Salamah sebagai promotor, serta Dr. Iyan Robiansyah dan Tety Maryenti sebagai ko-promotor. Sidang terbuka ini dihadiri tim penguji yang memberikan penilaian dan masukan ilmiah terkait disertasinya.

Bagikan ini ke:
Berita Lainnya
Berita

General Lecture by Prof. Ryota Nagasawa

On March 4th 2020 Prof. Ryota Nagasawa, P.hD from Department of Life and Environmental Agricultural Sciences, Tottori University Japan conducted a guest lecture on Remote Sensing for Geography or Landscape