Depok, 24 April 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) resmi meluncurkan tiga program studi baru pada tahun akademik ini. Program-program tersebut meliputi Program Doktor (S3) Ilmu Geografi, Program Doktor (S3) Matematika, dan Program Profesi Fisikawan Medik. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya FMIPA UI dalam memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta memenuhi kebutuhan akan sumber daya manusia berkualitas tinggi di Indonesia.
Dekan FMIPA UI, Prof. Dede Djuhana, Ph.D., mengungkapkan bahwa ketiga program studi ini dirancang untuk menjawab tantangan dalam pengembangan keilmuan dan profesionalisme, yang semakin diperlukan di berbagai sektor, baik di dunia akademik, industri, maupun pelayanan masyarakat.
“Kami melihat adanya kebutuhan untuk memperluas kapasitas keilmuan dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan global. Program S3 Ilmu Geografi dan Matematika akan memperkuat posisi FMIPA UI dalam menghasilkan peneliti berkualitas internasional, sementara Program Profesi Fisikawan Medik hadir untuk memenuhi tuntutan dunia kesehatan yang semakin mengandalkan teknologi canggih,” kata Prof. Dede di Kampus UI Depok.
Lebih lanjut, Prof. Dede menambahkan bahwa peluncuran program-program baru ini juga memperkuat posisi FMIPA UI sebagai institusi pendidikan tinggi yang inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Indonesia untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia.
“Dengan pembukaan ketiga program studi ini, FMIPA UI tidak hanya memperkaya kuantitas program pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas lulusan yang dapat berkontribusi secara signifikan baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Program Doktor Ilmu Geografi diluncurkan sebagai respons terhadap kebutuhan mendalam terkait kajian spasial dan lingkungan, terutama dalam konteks perubahan iklim, ketahanan bencana, dan pembangunan berkelanjutan. Program ini mengedepankan penataan ulang konsep dan model keruangan berbasis teknologi informasi spasial sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan dengan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, atau transdisiplin.
Sementara itu, Program Doktor Matematika difokuskan untuk mengembangkan kajian teoretis dan terapan dalam bidang matematika, statistika dan sains data, serta ilmu aktuaria yang mendukung inovasi dalam teknologi informasi, keuangan, dan industri 4.0. Program ini bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu memenuhi kebutuhan baik sektor pendidikan maupun sektor industri, seperti keuangan, aktuaria, farmasi, kesehatan, dan teknologi informasi.
Kedua program S3 ini menawarkan dua jalur studi, yaitu jalur kuliah-riset dan jalur riset, yang disesuaikan dengan latar belakang akademik dan kebutuhan mahasiswa.
Program Profesi Fisikawan Medik hadir untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional dalam layanan kesehatan berbasis teknologi radiasi. Dengan kurikulum berbasis praktik klinis, program ini mempersiapkan lulusan menjadi Fisikawan Medik yang siap berkontribusi dalam bidang Radioterapi, Radiologi Diagnostik & Intervensional, dan Kedokteran Nuklir di rumah sakit.
“Dunia medis semakin membutuhkan tenaga profesional yang memahami aspek fisika di balik teknologi diagnostik dan terapi. Kami hadir untuk menjembatani kebutuhan itu dengan pendekatan akademik yang solid dan praktik terbaik,” jelas Prof. Dede.
Penerimaan mahasiswa untuk Program S3 Ilmu Geografi dan S3 Matematika akan dibuka melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) pada periode pendaftaran Gelombang II, yang berlangsung dari Mei hingga Juni 2025, serta melalui SIMAK UI Gelombang Genap pada Oktober 2025. Sementara itu, penerimaan untuk Program Profesi Fisikawan Medik hanya akan dibuka melalui SIMAK UI Gelombang II.
FMIPA UI berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berbagai program studi yang inovatif, FMIPA UI terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian untuk mendukung pembangunan nasional dan global.