Dua Dosen Peneliti FMIPA UI Raih Pendanaan Riset UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS)

September 26, 2022

Dua dosen peneliti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), yakni Anom Bowolaksono, Ph.D. dari Departemen Biologi, dan Dr. Dipo Aldila dari Departemen Matematika, terpilih sebagai penerima pendanaan riset melalui program Riset Inovatif Produktif (RISPRO) bertema “UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS)”. Hal itu diumumkan pada tanggal 16 September 2022 melalui surel pribadi para penerima hibah.

Program kolaboratif saintifik ini diperuntukkan bagi peneliti Indonesia dengan Inggris Raya di lima tema prioritas, yaitu green economyblue economydigital technologyhealth, dan tourism, tujuannya untuk mewujudkan dampak riset dan produk nasional pada 2025 mendatang. Dukungan dana pada program ini berasal dari LPDP RI dengan maksimal waktu pendanaan selama empat tahun pelaksanaan riset.

Sebelumnya, program pendanaan kolaborasi riset interdisipliner tersebut telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI, bekerja sama dengan UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS), dengan mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, pada 16 Maret 2022 lalu.

Adapun proposal proyek penelitian yang diusulkan Anom Bowolaksono, Ph.D. berjudul “Incretin Based Therapy GLP-1 Receptor Agonist for Gestational Diabetes Treatment in polycystic ovarian syndrome (PCOS)”. Penelitian itu bertujuan untuk mengkarakterisasi jalur dan mekanisme molekuler yang ditargetkan oleh Glucagon like peptide1 Receptor Agonist (GLP-1 RA).

“Hasil penelitian ini nantinya akan digunakann untuk mengevaluasi kompetensi protein itu sebagai kandidat terapi anti-diabetes melitus gestasional pada wanita penderita sindrom ovarian polikistik. Temuan dari proyek riset ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak terdampak diabetes melitus melalui penambahan opsi terapi baru,” ujar Anom kepada tim Humas FMIPA UI.

Proyek penelitian ini akan dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan selama 3 tahun antara Departemen Biologi FMIPA UI, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB, dan Warwick Medical School University of Warwick, UK.

Dalam hal ini FKH IPB akan dipimpin oleh Prof. drh. Arief Boediono, Ph.D., PAVet(K), dan University of Warwick akan dipimpin oleh Professor Dimitri  Grammatopoulos.

Sementara Dr. Dipo Aldila dalam proposalnya mengajukan penelitian berjudul “Outbreak Risk of Vector Borne Disease and Managerial Distraction Analysis In Post Pandemic of COVID-19”. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu sudut pandang alternatif terhadap pola penyebaran suatu penyakit, baik secara temporal maupun spasial.

“Selama 2 tahun terakhir pandemic COVID-19, banyak pelajaran yang bisa diambil. Metode forecasting kasus di lapangan sebagai antisipasi terhadap perubahan kebijakan terus diperbaharui. Melalui penelitian ini, diharapkan agar ke depannya hasil penelitian ini dapat memberikan system peringatan dini terhadap ancaman lonjakan kasus penyakit di lapangan, baik itu COVID-19, demam berdarah dengue (DBD), atau penyakit lainnya yang banyak dijumpai di tengah masyarakat” ujar Dr. Dipo.

Dalam penelitian ini, Dr. Dipo sebagai perwakilan dari departemen Matematika FMIPA UI akan bekerja sama dengan Departemen Matematika ITB (oleh Dr. Nuning Nuraini dan Rudy Kusdiantara, Ph.D.) dan IPB (oleh Dr. Endar H. Nugrahani), fakultas Farmasi UI (oleh Achmad Fuady, Ph.D.), Departemen Matematika Univ. Khalifah, UEA (oleh Prof. Hadi Susanto), dan Departemen Matematika University of Nottingham, UK (oleh Prof. Jonathan Wattis).

Dekan FMIPA UI Dede Djuhana, Ph.D. menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada kedua dosen penelitinya tersebut. Keterlibatan FMIPA UI melalui proyek kolaborasi riset ini, kata Dekan turut memprakarsai UKICIS.

Lebih jauh lagi, Dekan menekankan bahwa di situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, penting bagi FMIPA UI yang merupakan bagian dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia mengedepankan kolaborasi nasional maupun internasional di bidang pendidikan maupun penelitian sebagai kunci sukses dalam membangun kapasitas dan kualitas institusi dalam melahirkan SDM unggul dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dunia.

“Kami melihat kolaborasi baik di bidang pendidikan maupun penelitian membawa peran penting untuk masing-masing pihak dalam membangun kapasitas institusi, sehingga kita perlu mengedepankan kolaborasi bukan hanya kompetisi, Kalau kapasitas insitusi meningkat, kami yakin kapasitas individu juga meningkat,” ujar Dekan Dede kepada tim Humas FMIPA UI.

Untuk itu, beliau berharap kerja sama dua negara ini menghasilkan dampak yang kuat untuk memberikan kontribusi terhadap dunia yang lebih bersahabat.

“kami berharap, kolaborasi ini akan berkesinambungan dan mencetuskan perkembangan inovasi yang dibutuhkan masyarakat dunia,” imbuhnya.

Bagikan ini ke:
Berita Lainnya
Berita

General Lecture by Prof. Ryota Nagasawa

On March 4th 2020 Prof. Ryota Nagasawa, P.hD from Department of Life and Environmental Agricultural Sciences, Tottori University Japan conducted a guest lecture on Remote Sensing for Geography or Landscape