Guru Besar FMIPA UI Prof. Supriyanto Ardjo Pawiro Raih Pengakuan Internasional Bidang Fisika Medis

September 12, 2025

Depok, 12 September 2025 – Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Prof. Supriyanto Ardjo Pawiro, M.Si., Ph.D., mendapat pengakuan internasional melalui penghargaan bergengsi Fellow of the International Organization for Medical Physics (FIOMP) tahun 2025 yang baru-baru ini diterimanya. Penghargaan ini diumumkan secara resmi oleh International Organization for Medical Physics (IOMP), pada 9 September 2025 melalui laman resminya.

Penghargaan FIOMP diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa Prof. Supriyanto dalam pengembangan fisika medik di tingkat global, khususnya melalui dedikasi dan kiprahnya di IOMP dan organisasi regionalnya, Southeast Asian Federation of Organizations for Medical Physics (SEAFOMP). Nominasi atas namanya diajukan oleh Presiden SEAFOMP, Prof. Dr. Chai Hong Yeong.

Sebagai penerima FIOMP, Prof. Supriyanto—yang akrab disapa Prof. Supri—berhak menyandang gelar FIOMP di belakang namanya, serta menerima sertifikat dan pin kehormatan. Profil singkat mengenai kontribusi para penerima FIOMP akan dipublikasikan dalam e-Medical Physics World (eMPW), publikasi resmi IOMP.

“Penghargaan ini bukan hanya milik saya pribadi, melainkan juga milik komunitas fisikawan medik Indonesia. Saya berharap pencapaian ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan bidang ini di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Supri dalam wawancara di Kampus UI, Depok.

Kontribusi Nasional dan Internasional

Prof. Supri dikenal sebagai salah satu tokoh sentral dalam pengembangan profesi fisikawan medik di Indonesia. Beberapa kiprah pentingnya meliputi:

  • Mendirikan dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Fisikawan Medik Indonesia (AFISMI) selama dua periode (2015–2024)
  • Merancang sistem pengembangan profesional berkelanjutan (CPD) serta mekanisme registrasi ulang fisikawan medik
  • Terlibat dalam penyusunan standar profesi dan regulasi perizinan melalui Kementerian Kesehatan dan BAPETEN
  • Membangun Kantor Pusat AFISMI serta merintis Program Magister Fisika Medis dan Program Pendidikan Profesi Fisikawan Medik di FMIPA UI dan Universitas Diponegoro.

Tak hanya itu, melalui kiprahnya, FMIPA UI juga telah menjadi pionir dalam pengembangan kurikulum fisika medik untuk tingkat sarjana, magister, hingga profesi. Keterlibatan aktifnya dalam program Transformasi Kesehatan Nasional, juga memperkuat posisi FMIPA UI sebagai mitra strategis pemerintah dalam sektor kesehatan berbasis teknologi.

Di tingkat internasional, Prof. Supri memegang sejumlah posisi strategis, antara lain:

  • Sekretaris Jenderal SEAFOMP selama delapan tahun
  • Anggota Education & Training Committee di AFOMP dan IOMP
  • National Counterpart untuk lima proyek IAEA serta anggota tim nasional pada berbagai proyek IAEA lainnya
  • Terlibat dalam proyek nasional DAAD di bidang pendidikan dan riset fisika medik
  • Membimbing mahasiswa internasional dari negara-negara berkembang seperti Kamboja dan Zimbabwe

Hal ini juga turut memperkuat posisi FMIPA UI sebagai pusat unggulan dalam pendidikan dan riset fisika medik di kawasan Asia Tenggara.

Komitmen pada Kolaborasi Global

Sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang fisika medik, Prof. Supri konsisten mendorong sertifikasi profesi, peningkatan keselamatan radiasi dalam pelayanan kesehatan, serta menjalin kemitraan internasional untuk mendukung pengembangan kapasitas negara berkembang.

Dekan FMIPA UI, Prof. Dede Djuhana, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian Prof. Supri tersebut.

“Prof. Supri adalah salah satu sosok inspiratif terbaik yang dimiliki FMIPA UI. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa FMIPA UI mampu melahirkan akademisi dengan kontribusi global. Kami bangga dan mendukung penuh kiprah beliau di kancah internasional,” ujar Prof. Dede.

Tentang IOMP

International Organization for Medical Physics (IOMP) merupakan organisasi global yang membawahi komunitas fisika medik di lebih dari 80 negara. IOMP mendorong pengembangan ilmu fisika medik secara internasional, termasuk melalui pemberian penghargaan FIOMP kepada individu yang memiliki dedikasi dan kontribusi luar biasa di bidang ini.

Bagikan ini ke:
Berita Lainnya